Tinggalkan komentar

Mudik Lebaran

Sebagai orang dari kampung aku pun tak ketinggalan dengan tradisi mudik lebaran. Rencananya mau naik bus tapi kakak ipar memintaku menunda dua hari lagi. Beliau siap dengan mobil artinya aku tak perlu berdesakan dengan pemudik lain berebut kursi di bus.

Alhamdulillah tak banyak kemacetan yang menghambat perjalanan kami, hanya sedikit tersendat di ruas Cirebon Brebes, selewat Tegal super lancar. Kembali merayap setelah melewati kota Semarang, maklum sore hari. Jangankan mendekati idul fitri hari-hari biasa juga begini kalau hari sabtu dan ahad sore.

Lain lagi dengan keponakanku, ia nekad naik motor dari Tangerang selisih satu hari denganku. Perjalanannya merayap hampir tiap ruas jalan. Bayangkan pagi subuh sudah berangkat nyampai Boyolali jam 9 malam. Plus di Bawen (Kampung Kopi Banaran) ada yang nyenggol barang bawaan di jok belakang. Gedubrak. Lecet-lecet dan melanjutkan perjalanan tak mungkin lagi di atas 60 km/jam karena rem depan yang tak berfungsi.

Pagi hari motor dibenahi oleh adiknya yang sealmamater dari STM Muhammahiyah Sambi, langsung kupakai tanpa spion ke mertua, ke guru SMA dan ku kembalikan saat idul fitri. Sehari kemudian kutinggalkan balik ke Kuningan. Perjalanan balik yang mendahului sangat-sangat lancar. Sayang aku dan anakku yang baru umur 2 tahun harus berhenti di toilet pom bensin karena terserang mules yang sangat hebat. Rupanya kami kemarennya salah makan.

Baru kali ini aku menyadari betapa sempitnya jalan yang ada di Kuningan. Macet total, merayap jalan yang benar-benar sempit. Perjalanan bisa hingga 2 atau 3 kali lipat lebih lama dari yang biasanya.

Inilah pertama kali pengalamanku mengalami macet di Kuningan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: