35 Komentar

Anomali

Ini bukan diksi dalam sebuah puisi.

Bukan pula sekedar ikut-ikutan menyoal pemilu kemaren yang menyisakan beberapa problem. Beberapa hari ini saya didorong oleh rasa ingin tahu saya bagaimana kondisi riil masyarakat tentang pemilu maka saya rela siang malam menghitung perolehan suara hasil pemilu di sebuah kecamatan di Kabupaten Kuningan. Saya sendiri bukan pengurus partai ataupun saksi yang secara resmi mewakili partai manapun.

Temuan saya benar-benar membuat saya bertanya-tanya arah perubahan apa yang diharapkan oleh masyarakat. Perubahan suara secara nasional ternyata sama sekali tidak sama dengan di kecamatan ini. Demokrat yang secara nasional naik amat tinggi di sini ternyata biasa-biasa saja. Justru suara nasionalnya yang merosot dari PAN disini menjadi luar biasa. Sesuatu yang tak pernah diduga, perolehannya meningkat pesat bahkan menjadi pemenang di kecamatan tersebut, padahal sebelumnya tak pernah diperhitungkan sama sekali. Di kecamatan itu pula tiga partai berbasis Islam rontok (PBB, PKB, PPP) tidak jauh beda dengan suara nasional yang turun dan satu partai Islam (PKS) mengalami penurunan, yang terakhir ini juga berkebalikan dengan trend nasional.

Dari obrolan saya dengan masyarakat setempat dan beberapa orang saksi dari salah satu parpol, bahwa perubahan ini terjadi seiring dengan perubahan system pemilu yang berlaku. Dengan langsung mencontreng nama, maka factor siapa mewakili partai mana kurang begitu dilihat, akan tetapi siapa mewakili daerah mana atau dari keluarga siapa lebih banyak berperan untuk dipilih. Meskipun tetap masih ada beberapa loyalis yang tidak memandang siapa calegnya, akan tetapi apa partainya. Yang seperti ini jumlahnya hanya sedikit. Suatu pilihan yang menurut saya sangat rasional. Mengapa PKS menurun? Itulah salah satu jawabannya, karena tokoh lokalnya kurang banyak dikenal oleh masyarakat, kalah tenar dan juga kalah financial dari PAN yang mampu membuat debutan luar biasa.

Bagaimana dengan Demokrat? Disini ternyata factor SBY tidak berpengaruh sama sekali, factor tokoh local juga tidak ada sehingga tidak mengikuti trend suara nasional. Sedangkan PBB dan PPP ketokohannya masih di bawah PKS sehingga hanya yang loyalis saja yang tetap bertahan. PKB bisa jadi sebagai imbas perseteruan Gus Dur dengan Muhaimin sampai ke sini.

Satu lagi keanehan yang saya dapatkan setelah membaca Koran, ternyata ada satu caleg yang meninggal pada masa kampanye berhak mendapatkan tiket ke gedung dewan di senayan. Mayat mewakili siapa? Siapa pula yang memilih mayat?

Inilah sekelumit keanehan yang saya sebut sebagai anomaly di sebuah kecamatan di wilayah Jawa Barat.

35 comments on “Anomali

  1. * 24April 2009
    Dari obrolan ringan antar perempuan saat menunggu giliran memilih, terkesan banyak yang tidak tahu bagaimana dan siapa yang harus dipilih. Karena begitu banyak-nya pilihan. Sy jadi berpikir tentang: para pemilih yg tidak mampu membaca, ntah karena buta aksara, ntah karena tak mampu membeli kacamata, hingga yg berpendidikan sekalipun yg belum tentu paham …
    Mas, blog ini tercantum dalam pemberian Award. Silahkan berkunjung ke
    http://dinda27.wordpress. com/ 2009/ 04/17/award-2/
    * 29 April 2009
    Maaf Mas, sy baru sempat kemari dan meng-copy paste komentar. Meski agak ‘terlambat’. Untuk penuhi PR award. Komentar ini sekaligus menjawab kebingungan Mas. Salamku
    —++++——
    ya, ya, saya paham sekarang

  2. hemmmm………. mayat mewakili siapa? saya jadi ikut mikir….
    –++—
    anehnya para pemilih, lebih aneh lagi para penentu kebijakan (KPU, Panwas) sudah tahu jadi mayat masih dipajang namanya

  3. Selamat-selamat … saya kirim Award Persahabatan … lewat komen
    —++–
    terima kasih Pak Warman persahabatannya

  4. indonesia tercinta… hehe
    —++—
    apapun yang terjadi Indonesia tetap negara kita

  5. agh rumit mas, aQ jg g ngerti. aQ heran banyak banget rasanya org2 yang skrg g bs mikir dgn waras y… :mrgreen:
    aduh ribet dech mikirnya… 😦
    –++—
    santai sajalah, tak usah dibikin pusing

  6. Wus angancik arga sad indriya
    Nandhang duhkita Risang Sungkawa (Ibu Pertiwi)
    Amulet sakehing punggawa praja dalasan para pandhita
    Tan bisa bangkit pinilih kinarya tuladha

    .
    .
    .
    lalu kulihat seorang badut
    wajahnya dipulas dipatut-patut
    seringai serigala namun terlihat selalu tertawa
    β€œAku telah datang membawa kesenangan dan kegembiraan
    hidup hanya sekedar permainan mari jadikan sebagai panggung hiburan”
    Gegap gempita seluruh negeri
    badut diangkat didudukkan kursi
    β€œjadilah pemimpin kami
    terima hormat daulat kami”

    http://tomyarjunanto.wordpress.com/2007/11/23/mimpiku/
    ——+++——-
    badut badut yang mana sajalah

  7. Laporannya komplet Mas plus analisisya. Makasih, soalnya di media resmi pasti gak ada yang seperti ini.
    —++—
    saya terlibat langsung di lapangan dan sumber data bisa dipercaya

  8. punten mas aku ga begitu ngerti soal pilitik jadi ya …nokomen aja yah.
    —++—
    Monggo

  9. Lama tak berkunjung, tulisan mas semakin tajam.. Mayat dapat tiket ke Senayan, apa waktu rapat sidang justru tidak bau? Semoga saja pemimpin yang sekarang tidak pake jas tapi ‘bau’ dari politik kotor..
    –++=–
    itulah anomali

  10. bapakku ikut memilih mayat ya.hehehe
    waktu datang pagi-pagi ke tps, ada yang memberi kabar kalau salah satu caleg meninggal dunia 3 hari sebelum pencontrengan, eh begitu lagi ngobrol-ngobrol dirumah, tau-tau bapakku bilang kalo tadi dia contreng caleg yang dah jadi mayat itu πŸ™‚
    —++—
    entah ada kesengajaan atau tidak, membiarkan para pemilih tidak tahu kalau calegnya sudah meninggal, yang jelas iklan besar-besar tentang meninggalnya sang caleg baru dipasang di koran setelah hari H pencontrengan

  11. andai saja mas, semua partai yang berbasis masa Islam berfusi menjadi satu kekuatan… niscaya partai nasionalis dan yg kekiri-kirian akan gigit jari….
    —++—
    saya juga berharap demikian mas

  12. partai-partai Islam gak laku dijual di 2009. untuk masalah keagamaan mereka jagonya,… ngurus negara…??? belum tentu……
    —++—
    Ya, masalahnya bukan pada bisa atau tidak tetapi ketika satu jeblok justru menyalahkan saudaranya sebagai penyebab, bukan introspeksi diri

  13. lama tak berkunjung
    mungkin aku juga jadi sosok tak bernyawa..

    maka aku ikut beranomali bersama mas narno
    πŸ˜€ , πŸ˜€ , πŸ˜€
    —++—
    kok sudah tidak bisa ditengok kembali, kemana saja nih

  14. apapun partainya, yang menang harusnya seluruh rakyat Indonesia..
    —++—
    betul

  15. jika berkuasa terus ada kebijakan yang menguntungkan rakyat dijamin pasti menang
    —++—
    Sebuah kenyataan

  16. Dalam menghitung tabulasi suara aja sekarang KPU kerepotan, sistem nya belum siap
    —+++—
    Karena meninggalkan tenaga ahli

  17. hari gini..kok banyaknya orang menganeh-anehkan diri sebagai pemimpin…*mikir*
    wa…nambah soft skill juga nie Pak melalui
    experiential learning.. πŸ˜‰

    link terkait pemilu my blog.. πŸ™‚
    http://guidelife.wordpress.com/2009/03/23/jajak-pendapat-pemilu/
    http://guidelife.wordpress.com/2009/04/14/pemilu-2009/

    salam

    Basir
    —+++—
    Maksudnya?

  18. semoga Allah memberikan yang terbaik kepada negara kita ini.. amiiinnn
    —++—
    AmiiiiiiiiiiiiiNnn

  19. wach kayaknya Bapak dapet Award yang sama denganku!

    Selamat!
    —++—
    terima kasih, selamat juga

  20. Sistemnya perlu diperbaiki tuh, caleg2nya juga mesti bener2 berkualitas bukan asal punya duit aja. Semoga aja yang terpilih menjadi anggota dewan benar2 bisa mewakili suara rakyat kita. Amin πŸ™‚
    —++—
    kan itu juga produk DPR sebelumnya

  21. hihihi faktor finansial berpengaruh juga kan, tapi lucu jg tuh yang milih caleg yg udah meninggal. Lha trus masak iya dia kudu bangkit dr kubur demi memenuhi panggilan duduk di gedung dewan xixixxi
    —+++—-
    entah peraturannya yang belum mengatur, entah kesengajaan KPUD atau mungkin partainya sendiri karena yakin banyak yang milih saya tidak bisa menganalisa apa penyebabnya

  22. Dengan berpikiran positif semoga negri ini 5 tahun mendatang bisa lebih baik, mandiri dan sesuai dengan Pancasila, Pembukaan UUD 1945 serta Lagu Indonesia Raya…
    Amin…
    —++—
    Amin

  23. hmmm ditempat saya orang stroke dapat suara terbanyak :mrgreen:
    ——++++++——-
    masih mending stroke, dibanding mayat masih dapat tiket ke senayan

  24. orang orang sekarang pada nekat ngutang demi ikutan ajang caleg ya… kalo kalah baru nyesel tuh… πŸ™‚
    ——++++++——-
    semoga tak perlu masuk RSJ

  25. hummm…kalo menurut analisa saya sih partai Demokrat menguat karena faktor SBY, dan peluang SBY untuk memenangkan pilpres berikutnya lebih besar. Secara program kerjanya yang berhubungan dengan stabilitas keamanan,kesejahtreaan, dan ekonomi sudah setengah berjalan, jadi kalau terpilih lagi kayanya hanya tinggal melanjutkan program kerja yang ada. Tanpa harus mengulang lagi dari awal. Mungkin nanti berbeda kalau sudah stabil, dia bisa kalah karena presiden yang baru tidak perlu repot2 benahin sana-sini yang terlalu banyak… πŸ™‚

    tapi perlu dicatat yah…saya bukan pendukung SBY…untuk sementara ini saya belum punya pilihan presiden untuk pemilu putaran kedua nanti.. πŸ˜€
    —–++—
    masih lama, biarlah waktu yang menentukan siapa pilihan kita nanti

  26. Habis ngitung perolehan suara..
    trus ngitung Caleg yg streess…!!
    krn gagal jd wakil kita.., wakil niyee…
    hee…heee..!!
    —++—
    mboten kulo lho paklik, mewakili diri sendiri mawon dereng teteg

  27. apa sih yg gak aneh di republik ini pak? :mrgreen:

    smg saja tuk PILPRES ckp dilaksanakan satu putaran aja. Biar hemat lah.
    —++—
    ya, semoga saja

  28. Assalaamu’alaikum Saudara Sunarnosahlan.

    TAHNIAH diucapkan kepada saudara kerana telah dipilih sebagai penerima award bagi kategori musim pertama AWARD 1 LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI.

    Dengan hormatnya, saya mempersilakan saudara menerima kelima-lima AWARD tersebut.

    Makanya, didahului dengan ucapan terima kasih kerana sudi menerima undangan ini. Ke hadrat Allah swt didoakan kesejahteraan dan kebaikan atas segala ilmu yang dikongsikan selama ini. Semoga mendapat banyak manfat daripadanya.

    Saya menanti kehadiran saudara di sana. Salam penuh takzim dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi, Malaysia.
    —-+++—-
    terima kasih Umi Fatimah, saya sudah berkunjung, tapi nanti dulu mengambilnya. ada tugas-tugas lain yang harus segera diselesaikan

  29. awalnya sih mo golput…tapi hatinurani gw berbicara lain…, there is alway another way for this country….I love Indonesia !!

    so, gw pilih demokrat and pks…mudah-2an gw gg salah…
    —++—
    orang bijak tentu bisa ambil sikap tepat

  30. Tadi pagi saya mendengar di radio, mengapa partai partai Islam terpuruk …. aneh memang mas πŸ™‚
    —–+++—–
    semoga tidak terjadi saling menyalahkan

  31. KLARIFIKASI MONEY POLITIK PKS
    –++—
    monggo, sudah saya baca

  32. hehehe… ternyata faktor x banyak berpengaruh dalam pemilu kali ini ya pak,, but alhamdulillahnya disini tidak terlalu berpengaruh dengan kehadiran para caleg,walo banyak tetangga yang jadi caleg..^^ *serius*
    ——-+++++++——–
    betul-betul

  33. salam .’

    percaya atau kagak Udah susah mencari orang -orang yang benar -benar bersih dari Dua nafsunya yang pertama Nafsu sahwat dan dua nafsu perutnya …..Makasih
    —-+++—-
    semoga masih ada dan akan selalu ada

  34. SELAMAT!! anda mendapat hadiah fabuLous award di
    http://alhumairoh.wordpress.com/2009/04/11/259/

    ehm.. dikerjakan ya.. ^_^

    maaf terlambat ngasi’ taunya ya pak? hehe
    —-+++—-
    terima kasih atas perhatian dan penghargaannya

  35. Mau diapakan lagi memang itu Indonesia
    —-++—-
    tak tahulah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: