43 Komentar

Tuhan Menegurku

Sobat, lama kita tak bertegur sapa. Setidaknya saya tak mengunjungi siapapun. Bukan karena ingin memutus persahabatan, bukan pula karena kesibukan yang lain. Satu pekan saya tak ke kantor, berarti pula satu pekan aku tak bisa beranjak kemana-mana.

Kurasakan ini sebagai sebuah teguran dari Allah. Ya sebuah teguran.

Saat adzan magrib berkumandang saya nekad mengendarai motor habis acara kajian. Teman-teman shalat berjamaah, sedangkan saya ijin duluan. Pinginnya shalat di masjid dekat rumah kemudian jemput anak di Budenya. Namun Allah berkehendak lain, perjalanan tinggal satu kampung lagi, Allah memberikan ketidaksadaran dalam sekejap. Namun yang hanya sekejap itu berpengaruh pada diriku yang tidak boleh kemana-mana lebih dari sepekan.

Kejadiannya begini. Jas hujan yang saya taruh di jepitan motor tiba-tiba jatuh, padahal saya yakin angin juga biasa-biasa saja. Hanya dalam hitungan detik yang seharusnya aku berhenti untuk mengambil kembali jas hujan itu, justru yang terjadi aku serasa bukan di tempat itu tapi dijalan raya lain dengan kepadatan arus kendaraan yang lebih. Dalam tidak sadar itu saya rasakan ada yang nyenggol stangku dari kiri maka spontan saya goyang ke kanan. Setelah itu semuanya gelap.

Ketika sadar, aku jadi bingung, kok di tengah jalan dan di belakang banyak orang teriak-teriak, bahkan ada orang jatuh menyuruh orang lain menolongku, ada apa denganku. Kulihat motorku tergeletak dan cepat-cepat kutegakkan dan entahlah tiba juga ke tepi. Dalam benak aku masih merangkai-rangkai apa yang terjadi, saya sama sekali tidak merasakan kalau barusan tertabrak motor. Sama sekali tidak. Untuk berjalan pun saya biasa saja, justru yang katanya nabrak saya banyak lecet di bagian kaki. Yang saya rasakan hanya ada yang aneh di lutut kanan, tapi apa entahlah.

Kami tak saling menyalahkan, bahkan saya sendiri menyatakan bahwa saya salah, meskipun dalam hati masih bingung bagaimana kejadian yang sebenarnya.

Okelah, sayapun pulang setelah ngobrol sebentar dan sempat memijit tangan yang tabrakan sama saya tadi. Sampai di masjid praktis tak ada lagi jamaah, akhirnya sendirian, barulah sedikit terasa ngilu dan ketahuan ada sedikit lecet tak lebih dari 5 cm.
Lalu apa yang menyebabkan saya tak bisa kemana-mana?
Pagi hari saat shalat subuh, lutut kanan nyeri luar biasa, tiba-tiba saya jadi pincang. Agak siang sedikit memanggil tetangga untuk melihat ada apa di lututku. Ternyata ada masalah dengan uratnya. Dipijit sakitnya luar biasa. Sampai saya berteriak. Nyeri itu perlahan-lahan berangsung hilang, meskipun ketika saya tuliskan kisah ini masih tersisa sedikit nyeri, hanya saja saya telah yakin bahwa saat ini sudah mendingan.

Mengenai pendapat beberapa orang yang mengatakan, saya kecelakaan karena ada yang menggangu, ya bagi saya ini bukan lagi urusan manusia, saya yakin angin ataupun mahkluk lain pastilah semua atas kehendak Allah, tak penting benar siapa yang Allah utus untuk menegur saya. Bukannya saya tak percaya ada makhluk ghaib, tapi tak perlu diyakini kalau makhluk itu penyebab manusia celaka atau tidak, ada bahaya di kemudian hari di hati ini yang saya takutkan.

Iklan

43 comments on “Tuhan Menegurku

  1. yah seperti pengalamanku itu memang sebuah teguran, betul mas untung masih ditegur belum di…(maaf), lama ndak berkunjung
    –++—
    terima kasih Pak telah berbagi

  2. Bahasa jawa itu bahsa internasionalnya Indonesia lho mas dimana2 becokol orang jawa apalagi di balikpapan…banyak banget!!!
    SALAM KENAL DARI KAMI SEKELUARGA. Kunjungin blog saya ya mas di “tigaw.wordpress.com”
    –++–
    salam kembali

  3. Makasih atas kunjungannya mas… Bagaimana dengan lututnya sekarang? Alhamdulillah tetap disyukuri karena Allah SWT masih menyayangi mas Narno.. Semoga ini menjadi satu catatan yang akan selalu mengingatkan kita ya mas untuk tidak ‘melupakan dan meremehkan-Nya’..
    —++—
    akan kuingat selalu

  4. Semoga cepat sembuh paaaak..
    Salam Sayang
    –++–
    terima kasih

  5. yakini… bahwa semua itu pertanda Allah sangat mencintai bapak.
    –++–
    Insya Allah

  6. semoga mas sunar selalu dalam lindungan Allah swt.. ^^
    –++–
    Amin

  7. salam kenal,, mapir ya ke blog saya,, jangan lup kasih komentar..
    —+++—
    salam kembali, pastilah aku akan menengoknya

  8. ALLAH bisa menegur kita semua dari manapun, dari apapun agar kita mengingatNYA dan bersyukur atas nikmat nikmatnya.

    Sakit kan juga nikmat kan? 🙂
    —-+++—
    nikmat kalau kita bisa memaknainya sebagai sebuah kenikmatan

  9. apakah sekarang sdh sembuh mas..
    semoga udah sembuh ya.. 🙂

    dan semoga bisa menjadi pelajaran dan pengalaman dlm menjalani hidup kedepannya..
    Amin.. 🙂
    —++—
    masih sedikit kaku di lutut

  10. 🙂
    —++—
    terima kasih

  11. teguran seringkali datang secara tak terduga. yang penting.. masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri
    —+++—
    semoga saja demikian adanya

  12. semoga cepet sembuh ya pak 🙂
    salam hangat 🙂
    —+++—
    terima kasih, salam juga

  13. ya ampun semg cepet sembuh kakinya yah, pak.
    Semoga aza itu bukan teguran dr Allah tp mgkn emg kakinya lg sakit aza
    —-++—
    kalau mengingat proses kejadiannya, saya lebih memaknai sebagai sebuah teguran untuk tidak melakukan perjalanan sebelum shalat maghrib

  14. Semoga sekarang sudah pulih kembali bisa kerja lagi pak. Sukemben dibaleni meneh yo ^O^
    —+++—
    hahaha, dibaleni ben tambah pincang yo

  15. Inna lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uuun, syukurlah pak SS masih selamat n akhirnya bisa ngapdet postingnya, aku dulu malah sudah 10 kali pak, alhamdulillahnya sekedar lecet doang, tapi dalemnya wih nyeri sekali. Begitulah, biasanya ini karena ada sedikit kesombongan dalam hati kita, terutama sewaktu mengendarai.
    —+++—
    bisa jadi

  16. Innalillah..
    Dah lama tidak silaturahim,assalamu’alaikum pak..Syafakallah,smga lekas pulih..
    —+++—
    Amin, terima kasih

  17. Semoga Bapak sudah semakin sehat.
    Beruntunglah orang yang di beri teguran dan bersyukur atas teguran dariNya. Dengan demikian akan diampuni dosa-dosanya.
    Semoga Bapak tambah rejeki setelah sabar mendapat teguran dariNya. Amin.
    —-+++—-
    terima kasih dah berkunjung dan atas doanya

  18. ya Allah… skerang udah baekan kan?

    gpp pak.. ada hikmah.. next time kan jd bisa lebih ati2..

    sekalian itung2 buat ngaso.. hehe
    mega lekas sembuh ya
    —+++—
    alhamdulillah, bisa rileks sejenak

  19. Jadi inget juga dulu sempat kena “tegur” juga, gara2 ga mau kurban malah nabrak mobil orang, sehingga harus ngeluarin biaya ganti rugi yg lebih besar dari biaya kurbannya hehehehe. Sesungguhnya Allah lebih tau keadaan hamba-Nya.

    Butuh tempat buat menaruh link artikel/blog anda?
    —+++—
    menaruh link artikel? mau mau mau

    gunakan Klipping untuk menyebarluaskan artikel blog anda.

  20. Iyya nih Pak…jadi ingat omongan org tua bageula, kalo mau berurusan senja hari itu, habiskan magrob dulu, pamali katanya klo belum selesai shalat sudah jalan…klo dapat musibah, bisa fatal…gitu….

    Untunglah kali ini tak begitu fatal ya pak….

    Mudahan cepat sembuh dan dapat berjamaah an lagi…
    —+++—
    Insya Allah

  21. Salam .

    semoga cepat sembuh …teguran itulah rasa sayang semoga kita senantiasa waspada menerima kalau itu pemberian dariNya .
    —+++—
    waspada itu wajib, tapi takdir tak mungkin ditolak

  22. Teguran dari Allah seringkali sangat berat sampai seolah-olah tak tertanggungkan. Namun ketika itu terjadi dan kita tak mampu mengambil hikmahnya….? Kata orang, itu namanya celaka dua-belas!
    —++—
    semoga yang ini justru membuatku semakin bersyukur

  23. Satu kejadian bisa menjadi teguran yang sangat berarti buat kita. Mungkin saja ada kekurangan dalam ibadah kita, kita kurang rajin bersedekah atau kita kurang hati-hati karena ngantuk kurang tidur gara-gara malamnya keasyikan nonton bola atau juga karena tekanan pekerjaan di kantor.

    Dan di saat teguran itu datang, maka segeralah kita berbenah diri agar bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi.

    Mudah-mudahan kita dan keluarga kita selalu mendapatkan lindungan dari Allah Swt.
    —+++—
    Amin, terima kasih atas berbaginya

  24. Masih mending dapet teguran..
    Bersyukur kawan..
    Jangan sampai kita dicuekin sama TUHAN
    –++—
    ya betul

  25. inna lillahi..
    syafakallah, ya, pak..
    Semoga segera pulih seperti sedia kala…
    —++—
    amin, terima kasih

  26. Semoga cepat sembuh!
    —+++—
    Amin

  27. Alhamdullilah abang … tidak mengalami cidra yang serius .. semoga cepat sembuh … dan bisa beraktivitas seperti biasa …
    Salam kenal
    —+++—
    salam

  28. Memang agak misterius itu. Aku pikir “hilang kesadaran” karena ngantuk, ternyata tidak. Tapi, sebenarnya, meski dalam kondisi yang kita anggap sadar pun risiko kecelakaan di jalan itu memang besar.

    Sebagai pengendara motor, aku dah punya pengalaman terjungkal dari motor 3x, padahal ketiga-tiganya dalam kewaspadaan yang cukup. Semuanya bisa dipahami secara teknis. Tapi, di situ tetaplah ada faktor x yang berada di luar kekuasaan kita.

    Lalu terpikir untuk mengamalkan “zikir rider”, zikirnya pengendara motor. Harapannya tetap selalu dalam lindungan Allah dst.

    Akhirnya tetaplah alhamdulillah, kita masih bisa berbagi hikmah Mas Narno.
    —-+++—
    bagus tuh zikir rider nya, terima kasih Pak

  29. yah, semoga lain kali lebih hati2 dan waspada, mas. kalo ada urat yang salah seperti itu, mendingan dipijat refleksi saja, menurut pengalaman saya itu lebih aman daripada diurut.
    semoga cepat baik mas Narno, paling tidak ‘liburan’ ini bisa dinikmati dengan istirahat nge-blog. 🙂
    —-+++—-
    wah pijit refleksinya sekitar sini tidak ada, kalau pijit urut tetangga sendiri

  30. untung masih diberikan untuk bersilaturahim kembali. alhamdulillah. mungkin itu adalah peringatan. benar. itu adalah peringatan. saya jadi berpikir kemudian…

    makasih kang..

    kunjungan pertama. salam kenal ya
    —+++—
    terima kasih atas kunjungannya

  31. Tuhan selalu memberi hambanNya teguran…

    salam dari saya bro…
    —+++—
    salam

  32. Alhamdulilah sekarang udah baikan, berarti Allah sayang.. Hati2 yaa.. semoga tidak terulang lagi dan diberi kesembuhan yang sempurna. Aminn.. 🙂
    —++++—
    Alhamdulillah

  33. Semoga cepat sembuh, dan sehat kembali seperti sediakala. Mungkin ada hikmah yang tersembunyi, agar bisa beristirahat dan lebih dekat kepada Nya
    ——+++—–
    semoga hikmah yang berhikmah

  34. Sebaiknya usahakan sebisa mungkin jangan melakukan perjalanan saat berkisar waktu maghrib baik sebelum atau sesudahnya. Kebanyakan naas sering terjadi entah kenapa. Sebulan lalu family saya meninggal gara2 tabrakan motor dengan tetangga sendiri, lalu seminggu kemudian keponakan saya menabrak orang naik sepeda onthel sampai jarinya dijarit 10 jahitan. Semua terjadi saat maghrib. Katanya waktu2 itu banyak setan seliweran. Sering sekali saya diperingatkan orang untuk tidak naik kendaraan pada jam tersebut. Banyak berdoa saja Mas kalo terpaksa jalan. Ngomong2 semoga lekas sembuh dan bisa jadi bahan renungan.
    —++—
    yang saya pahami memang, saat-saat seperti itu adalah saat sandyangkala, candekala, kremun-kremun, peralihan siang ke malam yang banyak diikuti perubahan makhluk ciptaan Allah yang lainnya

  35. Jadikan musibah sebagai peringatan agar kita tidak ceroboh dan senantiasa mawas diri.
    —-+++—
    Insya Allah Mas

  36. Wah, musti bersyukur masih bisa di tegur dan belum terlambat
    —+++—
    alhamdulillah

  37. semoga segera pulih Pak Narno
    teman2 mendoakan
    —-+++—
    terima kasih

  38. cepat pulih ya mas narno..
    amin
    —++—
    Amin

  39. Iya mas, perlu kebijaksanaan utk memaknai sebuah teguran…
    Hehe, dah berani balbalan belom mas?
    —+++—
    jalan saja masih belum pulih kok main bola, jadi dagelan nanti

  40. Subhanallah, Allah masih mengingatkan sekarang saat kita masih hidup. Coba kalau didiamkan saja oleh Allah, dan baru di balas di akhirat nanti, oh.. betapa malangnya kita. Tidak ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Apapun yang kita terima, Allah pasti punya rencana sendiri. Semuanya harus disyukuri
    —-+++—
    Terima kasih Pak Husnun telah berbagi

  41. Alhamdulillah pak narno masih diberi kesehatan hari ini,, dan kecelakaan tidak berakibat fatal..

    Yang qu percaya.. Teguran dari sang Khalik,, merupakan wujud kasih sayang pada umat-Nya..
    Dan semoga qita bisa mengambil hikmah dari teguran tsb.. 🙂
    —-+++—-
    itu pula yang saya rasakan, Allah begitu sayang pada hambaNya

  42. gw pernah punya pengalaman yg kyk ginian pak, malah sangat dekat dengan kematian, tapi masya Allah…, gw bersyukur ternyata Allah masih sayang gw pak dan Allah memberikan gw kesempatan untuk memperbaiki kehidupan gw untuk lebih baik dan lebih baik lagi.
    Alhamdulillah.
    —+++—
    Alhamdulillah ternyata keselamatan masih kita dapatkan

  43. sebagai pertamax….
    astagfirullah pak……
    yg penting bapak selamat and gw bisa ketemu bpk…
    —-+++—-
    masih ada sisa nyeri di lutut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: