27 Komentar

MENANTI BAYANG

senja berkelebat menjaring rembulan pucat pasi
menatap langit di batas ufuk menapaki awan tanpa pijakan

beban mendesak di dada menyeruak
entah bahasa apa lagi yang menyapa
tak ada kata, tak ada gumaman
kembali kutekuk wajah bisuku
nyatakan rasa tak lagi kuketahui
kapan terjadinya, kapan berakhirnya

menatap bayang di batas maghrib
tersamar tubuh sendiri gigil
pelan kuketuk pintu kenyerian
berderak lambat, pekat menyembulkan
nafas. satu tarikan kuat tapi berat

entah bahasa apa lagi yang menyapa
di pematang hati yang meraup sepi

masih adakah sunyi itu?

2000

Iklan

27 comments on “MENANTI BAYANG

  1. bila sunyi masih ada di lelap diri
    maka keterjagaan jiwa menjadi solusinya 🙂
    —-+++—
    mari segera terjaga dari mimpi yang melelapkan

  2. menanti bayang, menagih sunyi
    fatamorgana tak jauh dari kenyataan
    —-+++—
    kadang-kadang begitu mas

  3. Bayangan pak Narno sudahkah hilang? 😆
    ——-======——
    karena sedang gelap

  4. selamat hari sumpah pemuda semoga blognya tambah keren dan terkenal…
    —-+++—-
    terima kasih

  5. salam …

    wadug puisi yang top markotop

    semoga bayangan hanya bayangan dan bukan kenyataan ..eeee gak nyambung ya pak .
    —-++—–
    tak jelas apakah hanya bayangan atau kenyataan

  6. hmmm…kata2 yang indah dan enak untuk dinikmati.
    salam kenal mas.
    saya undang untuk main2 ke rumah saya.
    —++—-
    undangannya tak bakalan dilewatkan, segera ke TKP

  7. lirik….lirik dulu ah

    btw mbah gendeng punya KONTES SEO kecil2an n gendeng2an nih sapa tau ad yang tertarik
    —+++—
    segera ke TKP

  8. Puisinya sangat menghanyutkan.
    —++—
    terima kasih

  9. kunjungan pertama.
    rangkaian kata yang indah…
    salam kenal.. 🙂
    —-++—-
    salam kembali, terima kasih atas kunjungannya

  10. Manstaaaaabbbbbbbbbbs..
    —++—
    terima kasih

  11. Sunyi sepi sendiri.. di telan malam kelam.. berteman bintang meredup cahayanya.. ku angkat wajah kaku menatap ke atas.. mencoba kumpulkan asa tertinggal.. pompa semangat tuk meraih hidup.. dalm susah gundah gulana.. kuserahkan diri pasrahkan jiwa.. dalam rengkuhan illahi ya robiiii
    —-+++—-
    amin

  12. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  13. apa hati pak sunar lagi kesepian ?….
    kan ada banyak temen 🙂
    —++—
    ya, kan sedang dikunjungi sama mas gwgw

  14. kalo Mas/Mb Ruang hati inget : The shadow of your smile.
    cuma inget “bayang” nya ajah kali yaa.. tapi isinya sih lain , emang lagu lama waktu mas Narno blon lahir sih …

    The shadow of your smile

    The shadow of your smile
    When you have gone.
    Will colour all my dreams
    And light the dawn.

    Look into my eyes, my love, and see
    All the lovely things you are to me.

    Our wistful little star
    Was far too high.
    A teardrop kissed your lips,
    And so did I.

    Now when I remember spring,
    And every lovely thing,
    I will be remembering
    The shadow of your smile.
    Your lovely smile.


    —++—
    matur nuwun pak lik pawarosipun

  15. shadow of your smile, jadi ingat lagu itu deh aku
    —++—
    ada bayangannya ya, baru tahu

  16. Bayang ada karena cahaya..

    Alow mas, ku mampir nih..
    —-++—
    silahkan

  17. salam kenal mas. saya suka berpuisi tapi kadang sulit untuk memahami puisi orang lain. Walau aku tak tahu maksudnya, tapi puisinya bagus banget koq mas.
    —-++—
    terima kasih pokoknya

  18. wah, pujangga blog..salam kenal

    saya link ya
    —-++—
    terima kasih

  19. duh kena akismet lagi saya dimana-mana 😦
    —++—
    akismetnya dah pergi kok

  20. yang pasti saya sekarang lagi kesunyian karena hanya ditemani bayang saja. 🙂
    Trims sudah mampir Mas. Salam kenal dan salam sukses selalu 🙂
    —++—
    sekedar bayang pun setidaknya masih ada yang menemani

  21. Jikalau sunyi masih berarti
    Hati mencari makna terpatri
    Jikalau malam menjemput arti
    Pertanda hati tak ingin mati

    🙂
    —+++—
    keinginan manusia takkan pernah ada berhentinya

  22. tak lagi ku mampu derapkan kaki ini
    untuk berlari ?
    menagih arti …

    malaikat jiwaku
    tersemayam
    dalam bunga tidurku dan ternyata hanya mimpi

    by Rindu
    —-++—
    terima kasih atas kiriman puisinya

  23. ikuta nyimak aja ah, tak sanggup buat komen, larut ma puisinya…
    —-++—
    hati-hati jangan sampai lupa pulang

  24. mmm… duh mas sunarso, jujur dan maaf, saya gak ngerti puisi… sering bingung cari maknanya. hiks…
    –++—
    tak mengapa, kunjungannya sudah sangat berarti

  25. bayangan tak akan datang jika gelap menjelma dari merah jingga hitam ufuk barat
    —-++—
    yayayaya

  26. (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Saya gak suka bayang
    —-++—
    bayang-bayang tak bisa dihindari, mungkin hanya diabaikan

  27. apakah sang bayang hanya singgah bila kau berteman sunyi?
    —-+++—-
    sunyi itu kadang indah Bundo, saat tepat untuk merenung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: