38 Komentar

HUJAN DI PAGI HARI

jelaga mengental di pucuk cemara
langkah-langkah lalu entah kemana
mengail di kehujanan alur serayu
kembali membawa nyanyian ilalang
membangun tenda tanpa tiang
di tengah ladang

hujan pagi itu,
semua bergegas, semua beranjak
kembali kubisikkan, mungkin teriak
kemana, kemana larinya angin
kemana perginya bocah-bocah kemaren
sedang hujan tetap gerimis
nyanyikan tik tak bau amis
yang hanyutkan mayat-mayat peradaban
yang tenggelamkan nyanyian malam
hingga gerimispun tiris

Purwokerto, 29/8/99

38 comments on “HUJAN DI PAGI HARI

  1. Salam’alaykum.
    Kunjungan pertama. Hm.. dan lagi kali ini saya membaca tulisan tentang hujan.
    —===—-
    wa’alaikum salam
    terima kasih atas kunjungannya

  2. Bikin Puisi Itu Gampang!…

    Anda masih kurang pede membuat puisi? Belajarlah kepada sahabat ngeblog kita, Pak Sunarno Sahlan yang juga mantan Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Purwokerto aslinya dari Boyolali atau kepada Kinanti Reinkhadija Arrumi siswi kelas 12 SMA 3 Bukittinggi. D…

  3. hey! ada yang membawa nyanyian ilalang..
    meski gerimis pagi terdengar sangat tiris

    selamat sore mas narno, lama tak bersua πŸ™‚
    —===—-
    nyanyian ilalang karena anak gembala menggembala di padang ilalang
    dugaanku tak salah Bundo puasa ngeblognya sampai hari kamis

  4. makasih bos, bagus banget

    Dentang bunyi kedamaian tlah terdengar di kejauhan………
    Disini aku masih bermake up dengan jelaga
    disini aku menghias diri dengan air mata
    ……………………………..
    –===—
    air mata duka
    air mata bahagia
    jelaga gelap

  5. disini..
    hanya gerimis.. tipiss..
    dan aku sedang begegas..

    kemana..? πŸ™„
    -===—
    kemana Pak Lik?
    semoga cari nafkah untuk keluarga

  6. Semoga saja di setiap tetesan2 hujan itu membawa berkah dan hikmah dan bukan musibah πŸ™‚

    Salam πŸ™‚
    ===—-
    Amin

  7. membacanya…aku seperti melihat gerimis di hatimu..
    hehehhe…

    nice poem, pak..
    suka! πŸ˜‰
    –===—
    begitu ya?
    silahkan bagi Mbak Yessi mau menafsirkan apa

  8. tepat sekali momennya karena saat ini musim hujan tiba jadi bisa diresapi…….. Brrr dingin
    –===—
    apalagi kalau di pegunungan sangat-sangat brrr dingin

  9. Salam,

    Hujan pagi hari
    Buat lelap tak mau henti
    tak hirau panggilan illahi
    Sungguh tak patut di diri

    Semangat!!!!
    –===—
    hujan bukan berarti pembenaran untuk bermalas-malasan, tapi namanya juga manusia alasan adalah salah satu kebiasaannya

  10. Kok Saya jadi pingin nyanyi ya….

    Hujan..di pagi hari…
    aku tak datang padamu..
    bukan..aku tak mau sayang…
    hujan…di pagi hari …

    *dangdut* mode on πŸ˜€
    -===—
    menyanyilah sepuas hati, selagi nyanyi tak dilarang

  11. hujan pagi hari, bikin males beranjak, repot nganterin anak sekolah, tapi menyegarkan bumi
    –==—
    kasihan anak-anak kalau tidak segera dianter ke sekolah

  12. hujan, berhentilah barang sejenak..
    aku mau mengantar anakku sekolah nih
    hari ini ia ulangan matematika
    –==—-
    semoga doanya dikabulkan

  13. Barusan aku komeng nganggo ndotcome mingsih dianggep spammer pak Susah, aku melu susah kiye, lontooooooooonggg πŸ˜†
    –===—
    saya hanya bisa turut prihatin pak

  14. Tes komeng apakah mingsih dianggep spammer pak ndotcomku. Semuga tidak yakh… πŸ˜†
    –==—
    entahlah Pak Wandi, kenapa musti begitu, saya ndak ngerti

  15. Boleh dong pak Mariska yang masih perawan ini dihujani.
    —===—
    mintanya hujan apa??

  16. Saya harus kursus puisi kayak nya di sini ?

    Namun di tempat lain sudah hujan, saya belum merasakan hujan pagi di surabaya. Duh 😦
    —===—
    wah maaf Kang Yayat, kelas kursusnya lagi libur, eh tak ada kelas ding.
    Semoga Allah segera melimpahkan rahmatNya berupa hujan di Surabaya kang


  17. Hujan di pagi hari, dingin euy..
    Godaannya pengen narik selimut lg..
    ..
    Hujan emang bikin suasana romantis πŸ˜‰
    ..
    —===—
    kalau hari libur tak jadi soal, tapi kalau harus ada aktifitas singkirkan segera godaan itu

  18. rangkaian kata yang indah..
    salut mas!!
    -===—-
    hanyalah deretan huruf yang diobrak-abrik

  19. waahh… puisi hujan ya. mantap. mengingatkan saya akan sesuatu di kampung daun bdg utara.. ^_^
    –===—
    Bandung utara, entahlah apakah saya pernah ke sana atau tidak

  20. aku suka hujan
    dalam setiap rintiknya yan9 turun
    dalam setiap 9emericiknya
    ba9aian irama sahdu nan merdu…

    maaf baru sin99ah,dan trimakasi suda sin99ah πŸ™‚

    **judul puisina uda ketemu pak,the son9 of H_H [ nyanyian Harum Hutan πŸ˜€ ] makasi πŸ™‚
    –===—
    ya, sudah saya lacak ke TKP

  21. semoga hujan berkatpun kan melimpah
    –===—
    setidaknya, hujan adalah berkah bagi petani yang bisa segera kembali mengolah tanahnya setelah kemarau panjang

  22. enaknya hujan-hujan itu memang berpuisi… mak nyes…terasa dinginnya
    –===—
    ya, maka marilah berpuisi ria sambil memandang hujan yang rintik-rintik

  23. diksinya hebad oeeeyyyy
    -===—-
    diksi yang asal muncul begitu saja, setidaknya terima kasih atas apresiasi nya

  24. Semoga rintik hujan itu…akan menyampaikan pesan kerinduan… Rindu pada masa lalu… Rindu pada lugu dan polosnya sebuah kehidupan…
    Salam hangat… Salam damai selalu…
    –===—
    keluguan dan kerinduan pada dunia yang tak bertepi

  25. Berkunjung…! lama ndak mampir ke sini tuk baca2 tulisan indah.
    -==—
    silahkan sobat, saya juga jarang-jarang berkunjung

  26. ah, sok puitis lu.
    —===—–
    maksud lu?

  27. mereka datang dan pergi sehabis agustusan ramailah alam karena rintik hujan
    –===—
    amat riuh, bermain di tengah hujan bercanda tentang kehidupan

  28. november rain ceritanya πŸ™‚
    salam,
    —===—
    ditempatku hujan turun hampir setiap hari

  29. Puisi tentang hujan yang indah sekali
    meskipun hujan itupun keindahan yang tak terperi…
    —===–
    hujan adalah keindahan jika dimaknai sebagi keindahan, tapi bisa juga menjadi bencana kalau menimbulkan banjir yang membesar

  30. sahabat aku datang..
    –===—
    silahkan sobat, mari bercengkerama tentang irama hujan

  31. maen hujan2an lagi ah
    —===—
    mari mbah ke sebelah sini main becek-becekan sekalian, asik

  32. aku datang menyapa sahabat di pagi hari…
    –===—
    silahkan menikmati hidangan yang ada, tak usah malu-malu

  33. selamat malam.. πŸ˜€

    goresan dari jemari yang telaten untuk tutur katanya dan sedikit menegangkan dari cerita tentang hujan..sangat enak untuk dibaca berulang-ulang namun belum bisa mengartikan maknanya Kang.. 😳

    -salam- ^_^
    –===—
    nikmati saja dan biarkan menelusup dalam mencari makna tak perlu dipaksa berkerut untuk menemukan makna

  34. puisi yang indah……….
    cerita hujan dipagi hari memberi kesan tersendiri
    jadi teringat ketika berangkat sekolah dulu. meski hujan, tapi tetap ku kayuh sepeda penuh semangat. he..he..
    —====—
    Ahsin naik sepeda?
    Kalau saya dulu ke sekolah hanyalah mengayuh kaki tanpa pedal, tanpa roda, tak peduli hujan apa tidak sekolah tetap sekolah

  35. mantap puisinya
    –===—-
    terima kasih mbah

  36. bocah-bocah kemaren sekarang sedang bikin puisi hujan pak πŸ™‚
    -===—
    oh ya?
    bikin puisi hujan sambil basah kuyup mencandai hujan ya

  37. saya selalu menyukai hujan yg membawa harumnya tanah,
    semoga hujan dpt pula menghapus jejak2 yg berdarah.
    salam.
    —===—-
    jejak-jejak perlahan-lahan terhapus oleh membasahnya air hujan, air hujan menyuburkan tanah

  38. dan hujanpun mengubur darahΒ² yang menetes di atas bumi
    saat mentari enggan bersinar namun kenangan tetaplah terlahir jua
    —====—-
    kenangan-kenangan tak kan bisa terhapuskan oleh derasnya hujan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: