66 Komentar

MERANCANG BANGUNAN SAJAK

di beranda depan bercegkerama
tentang sebuah bangunan yang indah
dari sekumpulan kata-kata
mengalir begitu saja nyaris tanpa jeda
di sepanjang koridor jiwa

bahasa sajak
lewat saluran imajinasi
selalu saja mengalir kadang terasa deras
di antara sela-sela lukisan jari
menari-nari, meruang
hingga sebuah rumah
sajak berdiri tegak

rumah sajak meruang kata-kata
mengumpul dalam koridor jiwa

Pwt, 2000

Iklan

Comment navigation

Newer Comments →

66 comments on “MERANCANG BANGUNAN SAJAK

  1. […] Heart`s, bahkan dengan blog kita juga bisa menjadi seorang penulis puisi yang handal seperti mas Sunarnosahlan, atau menjadi seorang penulis blog yang handal seperti Ruang Hati dan Ummi Siti Fatimah Ahmad. jadi […]
    —===—-
    saya hanyalah seorang pembelajar

  2. Salam… Berkunjung…
    Selamat, blognya nyantol di Kang Kutu… hehehee….
    salam kenal
    —===—–
    lumayanlah, turut meramaikan suasana

  3. kerenz puisinya
    salam kenal πŸ™‚
    —===—–
    belum kenalan ya, terima kasih

  4. benar2 mengagumkan, merancang sebuah bangunan sajak, berupa sajak juga.
    *geleng2 *
    salam.
    –==—
    ya itulah saya Bunda

  5. menjenguk pada malammu mas narno…
    —===—-
    silahkan Mbak

  6. selamat tahun baru…,
    semoga bisa mendapat inspirasi baru….,
    —===—
    inspirasi baru makin seru

  7. Salam Takzim
    Selamat malam pak, izin absen pak, sambil menimati puisi atau sajak
    Salam Takzim Batavusqu
    —===—-
    takzim takzim, batavus melaju di jalanan tetap semangat

  8. entah mengapa sajak2ku belum mencapai puncaj bunyi
    sajaksajak yg terdengar selalu gelisah,untuk membuncahkanya aku kdg ragu,yah..itulah yg membuat sajaksajakku berputar2 itu yg aku rasakan
    aku ingin sajak yang membuncah dan mengalir apa yg aku buncahkan dimana aku tenggelam…tenggelam dalm kegilaan katakata!

    salamku,
    Lj
    —====—–
    puisiku juga banyak yang muram dan gelisah kok Mas. Pilihan kata Mas Andra jauh lebih berani dan lebih mantap

  9. bangunan sajak..menurut saya setiap hari mencoba membuat saja..lama – lama mungkin bisa membuat saja yang lebih baik..asalkan mau mencoba pasti ada jalan..perumpamaan itu cocok untuk saya yang masih O (nol) ini hee…
    sala bangunan sajak pak..
    —-===—–
    kita yakin bisa itu bukan karena harus punya bakat, tetapi karena biasa

  10. bagus, tuan.. πŸ™‚
    —–====—–
    terima kasih Non

  11. Sepertinya bapak yang atu ini romatis bgd merangkai kata2 tidak gampang dan mudah bagi diriku hehe…
    —-====—–
    romantis? Masa sih!!!

  12. ini juga komeng ya, ualaaaah πŸ˜†
    —-====—-
    nah komeng juga kan akhirnya

  13. waduh, kalau soal sajak, pantun, puisi, majaz dkk, aku paling tidak bisa Mas πŸ˜†

    mau komeng apa ya ❓
    —-===—
    lha itu juga komeng

  14. Rumahnya sudah jadi belum Pak?
    Pasti indah,,yang membuat saja penuh perhitungan..salam hangat selalu..

  15. bangunan dari kata-kata
    pasti tahan gempa!
    tahan bocor juga engga ya?
    —-====—–
    semoga aman-aman saja

  16. koridor jiwa yang sunyikah?
    —===—-
    sunyi dalam keramaian atau memang benar-benar sunyi atau malah ramai dalm kesunyian

Comment navigation

Newer Comments →

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: