74 Komentar

SURAT DARI SANTRI

Hari senin pagi setiba saya di kantor, saya lihat di meja kerja saya ada segulung kertas ditali dengan pita, dengan rasa penasaran tas belum juga saya taruh, segera kubuka dan ternyata sebuah surat yang dituliskan atas nama angkatan 13. Saat itu adalah hari pertama mereka (Madrasah Aliyah) melakukan Ujian Nasional. Suratnya terasa unik. Dimana uniknya silahkan disimak sendiri

Bismillahirrahmanirrahim

Untuk semua orang, semua ayah dan calon penghuni surga yang kami cintai karena Allah.

Assalamu’alaikum, yah…

Curahan sinar memercikkan panas, hanyalah angin segar bagimu….
Kejenuhan dalam lelah hanyalah hiburan bagimu,
Kau acuhkan setiap tetes dan peluh yang mengaliri jiwamu…
Tak peduli badai menyapa dengan hempasan seribu kekuatan
Hanyalah kau selalu berdiri lebih tinggi dan tegar dari tebing karang
Tak lapuk tererosi masa, dalam kasihmu yang melindungi

Ayah…
Kau berikan pada kami ilmu yang kami butuhkan, bukan sekedar penghias raport
Karena kau tahu apa yang akan kami hadapi, dank au ingin kami berhasil melewatinya
Ketika nanti kami mulai mengepakkan sayap, tuk pertama kali dan tinggalkan sarang yang kami cintai ini
Mungkin nanti kami tak tahu harus berbuat apa
Jika nanti tiba waktunya kami harus menjejakkan kaki kami, oleh masa dating tanpa dipinta oleh suasana yang dating memaksa

Ayah…
Katamu bukan hanya otak dan fisik yang berperang
Tapi kehormatan dan iman yah
Lihat mata anakmu yang kini semakin berbintang
Mengingat seribu harapan dan pesanmu tuk ketinggian cita-cita kami, kau meyakinkan kami hingga kami yakin,
Bahwa kami ada untuk melakukan sesuatu, dan menaklukkan

Tapi yah…
Terkadang cemas datang membuntuti
Ketika kami lirik teman “seperjuangan” kami disana, dengan “pasukan suksesnya” dari usaha yang biasa sampai usaha yang tak biasa
Tapi kami teringat pesanmu, untuk tetap pada kaki-kaki kami,
Karena pertolongan Allah pasti datang
Apalagi jika kau yang berdoa

Dari anak ssulungmu
Angkatan 13
Qawskauza,
Pelangi yang selalu bersinar

Iklan

Comment navigation

Newer Comments →

74 comments on “SURAT DARI SANTRI

  1. senang rasanya masih bisa berkunjung di rumah sahabat di akhir pekan ini, salam dari kalimantan tengah 06:13
    —————–=============——————-
    sip tenan

  2. Bnr pertolongan ALLah jangan diragukan.
    setuju ap kata mas aldy…
    ————-============————
    salahlah kalau kita meragukan pertolongan Allah

  3. Nyantri itu spertinya asik ya pak..
    hmmm
    —————–============—————-
    asalkan dengan hati, bukan karena terpaksa

  4. Isi hati si sulung, apresiasi kecintaan dan kekaguman yang dilihat, didengar, dan dirasa….Komplet, karya yang menawan dari jiwa2 yang baik….
    ——————–=============—————
    maka kemaren kami redaksi berani meminta ibu untuk menjadi nara sumber, karena ada kesamaan visi

  5. yakinlah nak, kaki – kaki mu akan kuat menopang tubuh mungil mu.. tegarlah dan hadapi dengan senyuman..
    ————-=================———————————————-
    amin

  6. woooww.. sangat menyentuh dan membuat terharu. yakin kelak santri itu akan menjadi anak yang sukses… tanda-tandanya sudah terlihat dari tulisannya… subhanallah..
    ——————===================—————————-
    alhamdulillah, semoga menjadi nyata

  7. Nak, ikut berjuang bersama ayah yuk !
    ———————================—————
    ayuk

  8. subhanallah…..
    terharu bacanya T_T

  9. Subhanallah..
    ————–==============————
    allahu akbar

  10. Subhanallah.. surat yang sangat menyentuh dan sebuah pesan yang sangat mendalam : tetap pada kaki-kaki kami.. nice poem…

    Pak saya jadi ingin tahu kalau mengajar bahasanya juga puitis ngak 😀
    ————-=============——————-
    kalau mengajar biologi pakai bahasa puisi nanti bukan ilmunya yang masuk tapi malah pada kebingungan

  11. surat yang menyejukkan dan mengharukan….
    ————-============—————-
    ya bu Bidan, ketika saya membukanya sangat haru

  12. wah saya juga nulis surat buat anak saya 😉
    ——————–============——————–
    semoga anaknya baik-baik saja, dalam keberkahan dan keselamatan

  13. saia merasa terharu dan tersentuh setelah membaca suratnya…. 🙂
    ————–================—————–
    dibaca berulang-ulang biar terharunya juga berulang-ulang

  14. subhanalloh, surat yg sangat indah dan menyentuh
    —————-==============—————
    karena itulah maka saya posting disini

  15. aku yakin, kau guru yg baik
    maka wajar jika murid2mu mencintaimu 🙂
    ————–==============———————-
    begitu ya, terima kasih

  16. Dari mulai kata ‘hari’ sampai dengan kalimat ‘Assalamu’alaikum, yah…’ saya masih cukup mengerti tapi setelah kalimat selanjutnya, seperti biasa deh Om. heheheh
    —————-=============——————-
    saya tetap mau mengerti kok tak masalah

  17. Sikap murid yang tetap mengenang sang guru.
    Doa tetap mereka mintakan agar diluar sana imannya tak goyah
    Mantap
    Salam hangat dari Surabaya
    ————-============—————-
    doa yang selalu dipanjatkan adalah amalan yang tak akan putus

  18. sungguh hebat mereka!
    semoga jadi generasi penerus yg tangguh! amiiin.
    ——————-=====================————–
    amiiin

  19. Anak yang shaleh, usaha bapak menuai hasil. Mendidik jauh lebih sulit dari mengajar
    ————-==================—————-
    betul Mas Hamdani, mendidik adalah hampir segala hal pada anak didik sedangkan mengajar cukuplah materi pelajaran tersampaikan, entah soal akhlak, soal perilaku

  20. Mengharukan sekali isi suratnya…tak sia-sia bapak mendidik mereka….
    ————–===========——————-
    alhamdulillah

  21. wah..
    benar2benar menyentuh, semoga semua siswanya lulus yah pak..
    amin 🙂
    ————-=============—————–
    amin, terima kasih dukungan doanya

  22. terharu membacanya 😦

  23. Cinta santri kepada para pendidiknya memang tidak pernah akan lekang ditelan jaman.
    Makanya saya sendiri tidak pernah menyebut guru-guru saya, dari SD sampai ke SLTA dengan sebutan Mantan guru.
    Dimata dan hati saya, guru tidak pernah menyandang kata mantan.
    ——————============—————
    setuju sama Mas Aldy, meskipun tak lagi mengajar kita, meskipun beliau tetap pensiun tetaplah guru bagi kita

  24. Subhanallah pasti menakjubkan punya santri-santri seperti itu…
    —————============—————–
    alhamdulillah

Comment navigation

Newer Comments →

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: