63 Komentar

MENCARI IDE

Kali ini saya menyampaikan pesan dari Novakovich tentang bagaimana kita bisa memperoleh sumber ide untuk menulis. Pesan ini ternyata bukanlah pesan khusus, karena juga saya temukan pula pesan penulis yang lain dengan isi yang hampir sama. Hanya saja Novakovich menggunakan pilihan kata yang sama sekali berbeda.

Apa yang saya kemukakan ini bukanlah wajib semuanya harus kita lakukan, tapi tentu saja bisa kita sesuaikan dengan kondisi mana yang lebih pas buat kita.

Cara yang pertama adalah curilah dari masa kecil anda. Novakovich mencontohkan Leo Tolstoy menjadi sangat terkenal menulis beberapa ceritanya berdasarkan masa kecilnya. Menggambarkan masa kecil tak harus memindahkan begitu saja, akan tetapi perlu ramuan sesuai dengan keinginan kita agar terasa lebih menarik.

Cara yang kedua adalah curilah dari liang kubur. Simaklah kehidupan leluhur anda dan ceritakanlah kisah mereka. Para leluhur ini bias kita perluas tak sekedar leluhur dalam artian kakek atau nenek kita, tapi bisa pula kita ambil dari para pahlawan yang telah dikenal luas maupun belum begitu dikenal.

Maka cara yang kedua ini bisa kita temukan Langit Kresna Hariadi yang piawai memainkan kisah Gajah Mada dan Ken Arok dalam jumlah yang melebihi sepuluh jilid. Atau bisa kita temukan pula kisah-kisah orang-orang Cina di Indonesia oleh Remy Silado. Atau bisa kita baca Senopati Pamungkas nya Arswendo, juga karya-karya Asmaraman atau SH Mintarja, dan masih banyak lagi.

Cara yang ketiga curilah dari buku. Belajar dari karya orang lain, namun bukan untuk menjiplaknya. Bahkan kita bisa mengambil sumber ide dari kitab suci. Bisa pula kita mencoba mengambil satu dua kata atau kalimat dari penulis lain untuk kita jadikan sumber ide. Untuk yang satu ini saya yakin narablog banyak yang melakukannya.

Ada yang menambahkan untuk yang keempat adalah buatlah buku harian. Bias jadi ketika kita menuliskan buku harian saat itu belum terbetik untuk membuat sebuah kisah, bias pula sepuluh atau dua puluh tahun kemudian sangat menarik untuk kita jadikan sebagai bahan ide untuk menjadi sebuah tulisan.

Pada intinya sebenarnya hanya satu bahwa sumber ide itu melimpah ada dimana-mana. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan kilasan ide itu menjadi sebuah tulisan atau hanya bersitan yang lewat sesaat.

Comment navigation

Newer Comments →

63 comments on “MENCARI IDE

  1. Makasih mas atas sharingnya. Semoga dgn artikel ini, pikiran saya menjadi lebih terbuka untuk menulis di artikel saya. Thanks
    —————-=============—————
    sama-sama

  2. Betul sekali😀
    Terlebih kalo tulisan kita ditambah foto-foto, akan sangat banyak cerita.
    ————-============————-
    foto kadang memberikan penjelasan tersendiri

  3. Saya pernah punya buku harian pak guru Narno, tapi telah berganti dengan note-pad, lalu saya makin getol mencuri dari internet.🙂
    ————–===============———-
    seiring berubahnya teknologi, namun penggunaan kertas tetap masoh berlaku meskipun sudah ada layar monitor

  4. saya kadang benar-benar nggak punya ide mau post apa..susah pertama kali menulisnya itu loh…salam kenal pak
    ——————–==============—————
    tulislah apa saja, lama-lama juga nanti terbiasa

  5. sering aku mencurinya darimu mas.. dan kau selalu biarkan😀
    ————–=============———–
    sejak Sepotong doaku itu? biarlah yang penting bermanfaat

  6. iya nih…kadang ide ga pernah muncul..mangkanya saya dibilang kurang kreatif..😦
    soalnya saya ga terlalu hobi baca buku….hiks..
    ————–============—————
    setidaknya telah baca tulisanku dan nulis komen buatku

  7. rada2 susah juga lo cari ide
    ——–===========———-
    susah bukan berarti tak bisa

  8. Salam hangat, apa yang anda bilang itu benar tapi persoalan mengolah itulah yang berat, sehingga menjadi kendala dalam penulisan termasuk saya. saya akan selalu berlatih dan tetap berlatih

    Bagi dong kalau ada lagi tip yang lain…okey
    ————-===========———-
    semoga dilain kesempatan ada ide untuk posting tentang tips menulis

  9. Wah…ini sebenarnya sebuah motivasi untuk giat menyampaikan ide. Terima kasih Pak dan salam sukses selalu.
    ————–============———–
    terutama memotivasi diri sendiri

  10. pak guru. Yang saya rasakan, memang ide ada dimana-mana. Tapi untuk mulai menulisnya, aduh, sungguh berraaatt… terasa🙂
    —============————-
    berat-berat kalau sudah terbiasa lama-lama ketagihan

  11. saya baru mencuri dari masa kecil saya.. mampir ya pak..😀
    ————========———
    segera ke TKP

  12. tetapi terkadang Ide susah di temukan apabila … MUT lagi jelek …
    Salam Hangat Dari Kalimantan Pak …
    ————-=============——-
    jadi mutnya perlu diperbaiki

  13. setuju sekali … ide ada dimana-mana … melimpah bagaikan pasir di lautan … melimpah bagaikan debu yang di tiup oleh angin …
    ————-===========———
    pasir dilautan atau debu di daratan juga sumber ide bagi yang bisa memanfaatkannya

Comment navigation

Newer Comments →

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: