10 Komentar

Menunggu (Re Post)

belum juga menyelinap
sebentuk kata
segores makna
sederet kalimat
serangkai puisi
yang masih kucari
hingga kini
kucari

10 comments on “Menunggu (Re Post)

  1. menunggu…dengan mencari…kupikir kutahu, kupikir kutemukan, tapi nyatanya takpernah kupahami….

  2. Assalaamu’alaikum mas Sunarno…

    Alhamdulillah, sampai kemari juga saya setelah lama tidak bersapa. kemana aja ya selama ini, seperti menghilang dari dunia maya aja. senang dapat kembali bersapa dan mencoret pesan di sini kembali.

    Semoga pencariannya sudah sampai ke detinasi. mencari bisa mewujudkan penemuan baru. Mudahan bertemu apa yang dicari. Puisi mas Narno, selalu memberi inspirasi buat saya. Puitis dan indah, mempesona.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

  3. kan selalu ada penantian….
    hehe….
    salam hangat….

  4. tapi bagi saya menunggu adalah pekerjaan yang paling mengesalkan… 😀

  5. terus tunggulah. pintu itu kan terbuka. makna kan menginjakkan kakinya. hadir di hadapanmu.

  6. emang narohnya dimana?dibantu nyari deh..*doong*
    entah knapa, bloging hari ini nemu puisi mulu jadi pengen ikutan bikin, u’re my inspiration/kabitaan? hehehehe…

  7. Nyarinya dimana sih, Pak? 😀

  8. belum ketemu tah kang..he he

    salam hangat.

  9. menunggu
    menunggu
    menunggu..

    menungguku tak sia-sia,
    karena puisimu tetap saja indah 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: