15 Komentar

Hujan Kepagian

Ini bukan nukilan sastra dari Nugroho Notosusanto. Bukan pula makna tersirat yang tersembunyi dibalik kata. Ini adalah senyatanya, kenyataan yang baru saja kualami.

Matahari belum juga menyembul di ufuk timur, sementara beres-beres rumah juga belum usai tiba-tiba kudengar suara gemerisik pelan.
Awalnya tak begitu kuhiraukan, karena sudah lama tak kutemukan gerimis. Biasanya matahari hadir langsung dengan gagahnya menampakkan benderang. Agak siang sedikit sudah menyeret peluh keluar tubuh.
Pagi ini benar-benar lain. Gerimis yang tadinya kuanggap hanya lewat sejenak, ternyata hanya beberapa menit saja sudah membesar.
Tentu ada konsekuensinya. Terpikir juga cucian yang tertunda mengering. Dan tentu saja acara pertemuan di pesantren yang direncanakan pukul 05.30 dipastikan mulur. Resminya ini adalah hari libur, namun karena kebiasaan acara coffe morning tiap satu bulan satu kali, pas hari ini yang disambut gerimis yang lama kelamaan menderas.

Alhamdulillah, hujan benar-benar hanya untuk sebentar. Tepat pukul 05.30 sudah reda, tinggal sisa gerimis tipis yang bisa kuabaikan. Dan melengganglah segera ke pesantren.

15 comments on “Hujan Kepagian

  1. di Lombok….kadang hujan kadang ga..

    ehmmm
    —————–=============—————-
    disini masih jarang hujan

  2. asik sholat subuh ditemani sejuknya pagi
    ————–=============————–
    asyik banget lho

  3. pasti adem deh🙂
    ———=============——————
    lumayanlah🙂

  4. ehm…
    ———–==============————
    ehm juga

  5. dimalang hari ini udah mulai gerimis, kemarin sempat besar hujannya, semoga kemarau segera pergi
    —————-==============—————–
    semoga

  6. hujan siramilah hujan basahi kemarauku🙂
    —=============—————–
    semoga

  7. Mohon maaf kalo kemaren ngga ketemu, harap maklum sedang tidak bisa dihubungi via telepon..
    ———–==================———————
    dan aku juga mohon maaf, kesempatan yang kumiliki entah kapan lagi, kemaren itu sekalian ke Kadugede kumpul para guru

  8. d tempatku belum ada ujan
    —————============—————–
    disini juga masih jarang-jarang

  9. Gerimisss, lama nggak merasanya di Jogja pak😦
    ——————–=========————–
    Jogja lama tak kulewati, semenjak kepindahan itu

  10. Semoga kopi tersaji ditemani pisang goreng hangat tuk mengusir hawa dingin di pagi hari😀
    —————-===========—————-
    sayangnya justru buru-buru berangkat ke kampus

  11. deuh yang pada ngopi ngga ngajak2…😀
    itu ujannya salah setel alarm jadi aja kepagian.. haha..
    —————-============—————-
    acaranya saja, dan kali ini tak dihidangkan kopi

  12. aku di tangerang malah merindukan hujan dan gerimis , Mas
    disini semuanya serba berpeluh …
    tapi, harus tetap disyukuri dgn hadirnya mentari setiap hari🙂
    salam
    ————-===========————-
    ya Bunda, tetap haruslah kita syukuri apapun itu

  13. Di surabaya hujan baru sekali, langsung deres. Eh.. sampai sekarang belu hhujan lagi.😦
    —————-===============—————–
    semoga ada hujan lagi

  14. dinginnya udara sisa hujan dari kampung manis, sekarang sampai di bukit nan tinggi.
    ———————-============——————-
    alhamdulillah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: