9 Komentar

Belajar sejarah

Belum lama ini tempat kami ada tamu seorang sejarawan. Kabar yang sampai sebenarnya beliau itu sedang pamitan ke mertuanya untuk berangkat haji. Kebiasaan di pesantren kalau ada tokoh yang singgah apapun alasannya selalu saja diminta untuk sedikit memberikan nasehat atau apalah namanya yang penting bisa dirasakan manfaatnya oleh santri dan atau pegawai.

Tamu kali ini benar-benar bisa merombak bingkai kita berfikir tentang sejarah nusantara. Bahkan benar-benar berbeda dengan apa yang selama ini diterima di bangku sekolah menengah.

Salah satunya adalah teori Gujarat yang menyebutkan Islam ke nusantara berasal dari Gujarat dan waktunya beriringan dengan berdirinya kerajaan Samudra Pasai. Sangat mustahil kata beliau, baru masuk langsung bisa mendirikan kerajaan. Siapa yang akan mendukungnya?

Aneh. Dulu serasa wajar-wajar saja. Namun dengan satu pertanyaan itu saja sudah cukup untuk meruntuhkan teori itu. Belum lagi pemaparan lain yang lebih detil dan lebih rasional. Di antaranya berita dari Cina yang terasa lebih obyektif dari pada dari Dr Snouck ini.

Iklan

9 comments on “Belajar sejarah

  1. Ada yg belum aku dengar/baca, yaitu sejarah mas Narno sampe ke Manis Kidul.
    **jawabannya ngga boleh singkat.. 😀
    ———–=============————–
    kalau yang ini tak bisa online

    • Sejarah yang ditulis untuk pelajaran sekolah dan beberapa media memang sangat dipengaruhi oleh penguasa saat itu, termasuk cerita wayang, babad tanah jawa, dll.
      Kita memang harus memakluminya, dan mas Narno beruntung ketemu orang yang sangat tepat membahas teori Gujarat.
      Aku juga ikut beruntung baca disini.
      ————================—————-
      alhamdulillah bukunya pun aku dapatkan

  2. Ayo pak, kita telaah cerita2 sejarah yang ada saat ini..

    Ada buku kalau nggak salah judulnya Api Sejarah, katanya sih mengungkap fakta sejarah yang sesungguhnya, saya belum baca tapi 😦
    ——————===============——————–
    penulis buku Api Sejarah inilah tamu yang kumaksud, alhamdulillah bukunya dua-duanya ada di pesantren (jilid 1 dan 2) untuk jilid pertama aku punya

  3. benar mas, butuh pemikiran yang kritis untuk tidak menerima sejarah begitu saja.

    aku ingat dgn guru sejarahku waktu kelas 1 smp yg cukup kritis, beliau berkata bhw kami tak boleh tll benci dgn sesuatu.. terutama ttg fakta2 yg diungkap film g30s.. wkt itu aku menganggap ibu guru agak aneh, krn thn 1987 itu gak pernah ada guru yg berkata demikian.. tapi skrg aku mengerti apa yang beliau maksudkan. 🙂
    ————–============——————-
    ada satu yang selalu hatiku tidak terima tentang pelajaran sejarah adalah seputar Hizbullah di nusantara ini, ada yang lebih kupercaya justru berupa fiksi/novel Lingkar Tanah Lingkar Air

  4. nice info 🙂

    kunjungan dan komentar balik ya gan

    salam perkenalan dari

    http://diketik.wordpress.com

    sekalian tukaran link ya…

    semoga semuanya sahabat blogger semakin eksis dan berjaya.
    —————-================——————–
    mari-mari

  5. kalo kata bung Karno: “JAS MERAH”….’janganlah melupakan sejarah’…!
    salam kenal 🙂
    ——————-===========—————–
    supaya tidak ditipu oleh yang memiliki kepentingan terhadap sejarah

  6. jangan sekali2 melupakan sejarah.. salam kenal 🙂
    ——————-================—————————-
    salam kenal kembali

  7. kadang banyak yang menganggap sejarah itu susah dihafal dan membosankan..
    —————–=============————–
    saya juga tak suka menghafalkan sejarah, saya lebih suka memahaminya

    • mampir..karena kita tidak banyak mengetahui sejarah yang sebenarnya khususnya sejarah yang ada di Indonesia,,
      —————-====================————————
      salah satu kelemahan kita adalah tak mau belajar dari sejarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: