25 Komentar

Pantura

menu keseharian sepanjang pantura
yang kini tak lagi hanya milik ibukota
merayap dalam lecutan ganasnya mentari
peluh menderas menebal daki
ditingkahi celoteh serapah para kru
bising klakson menambah gerah
juga debu tak mau ketinggalan

masih juga tambal sulam aspal
yang tak pernah sampai pada ujung
bongkar pasang jembatan gantian ruas

belum lagi dibawah guyuran hujan
atap bus yang merembes
meningkatkan adrenalin penumpang
namun tak ada pilihan

(saat-saat menunggu pelatihan IT tentang web 07.55, 22/12/2011)

25 comments on “Pantura

  1. puisi menghilangkan kejenuhan.

    nice puisi..
    waktu luang diisi dengan tulisan yang menarik.
    ———-======————-
    ya begitu maksudnya

  2. waaaah sudah lama banget saya ngga ke pantura…
    ——————===============———————
    ayo ke pantura

  3. Semoga saja pantura bisa ramah kembali kepada kita.😛

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
    —————===============——————-
    semoga, amin

  4. waah… say belum pernah ngelaluin pantura secara keseluruhan (~.~)
    ————–==============————-
    saya juga belum pernah

  5. numpang baca mas…😀
    ————–===============————–
    silahkan

  6. pantura,
    rumahku dekat jalur pantura
    dari dulu hingga nanti
    pantura tak pernah sepi. . .

    Keren mas, sambil nunggu pelatihan aja sampean bisa bikin puisi, tapi emang kadang2 di saat2 yg sempit itulah timbul kata2 yg indah di benak kita😉
    —————-================———–
    karena kalau sudah saat pelatihan bikin puisi bisa bahaya, kena semprit panitia nanti

  7. wa panturanya unik banget ckckckc
    ————–=================———-
    unik apanya?

  8. Jalur pantura ini menguji kesabaran siapapun yang melewatinya.
    Panas berdebu di musim kemarau
    Lumpur dan becek saat musim hujan
    Dan selalu macet
    ————=============———–
    dari banyak hal itulah yang kemudian bermuara pada macet

  9. Melihat adernalin penumpang yang naik… Bisa meredam tanda orang sabar..
    ————===============—————-
    karena begitu padatnya

  10. Lewat Pantura Emang Bikin Pusing…Kapan Mulus dan Lancar Yach..
    —————–=========================—————
    sekarang mulus dan lancar bulan depan juga ada yang ditambal lagi macet lagi

  11. kesabaran dan ketabahan selalu harus diuji dimana2 ya Mas….
    mulai diuji oleh diri sendiri , orang lain, bahkan hingga macet pun ikut2an menguji kesabaran kita ….
    hedeh hedeh …😦
    salam
    ——————-=====================———————-
    ternyata ujian terhadap kesabaran ada dimana-mana ya Bunda

  12. wah, sambil menunggu pelatihan pun pak narno bisa bikin puisi dengan lirik yang bagus dan eksotis. mantab, pak.
    ————–==============—————
    mumpung ada ide pak sayang untuk dilewatkan

  13. Keren mas puisinya😀
    Oh..ya, dimana2 sepertinya seperti itu ya, marak aksi tambal jalan, hihihi….😀
    Biasalah, lagi2 masalah korupsi yang ada dibalik semua itu😀
    Hari ini diperbaiki, bsok jalannya udah rusak lagi😀
    ————-============————-
    makanya tambal sulam tiada henti

  14. praktisi IT yang berpuisi… nice…🙂
    ————–============————-
    saya bukan praktisi, masih awam kok, sedang belajar

  15. kesabarannya pasti diuji ya🙂
    ————==========———-
    ya, sangat terasa

  16. duhhh indonesia yang malang bongkar pasang terus gag ada yg pasti😦
    ————==———–
    justru itulah kepastiannya

  17. waahh keren pak, saat menunggu pun bisa bikin puisi.. bagi2 dong pak ilmu tentang web nya.. hehe😀
    ————–============———–
    saya juga kurang begitu paham, hanya asal-asalan saja

  18. Weiii… selagi nunggu pelatihan, sempat bikin puisi juga ya ternyata. padahal temannya di samping udah pada ngirain lagi hikmat belajar😀

    terus berpuisi…
    ————==============————-
    lumayanlah sepuluh lima belas menit dari pada bengong

  19. perjalanan dengan mengisi blog itu sesuatu yg akan tercatat dengan indah, selamat menulis dan teruslah berkarya mas🙂
    ———–==============————-
    ini tempat menulisnya dengan tema tak nyambung sama sekali, saya menulis di kantor sambil menunggu acara pelatihan yang tinggal beberapa menit lagi akan dimulai, kebetulan saja ide yang nyangkut tentang kemacetan di pantura, hal yang sangat beberapa kali saya alami

  20. harap maklum aja, mas.. aspal memang hitam warnanya tapi manis duitnya..😀

    —————–=————–
    itukah yang bikin tak pernah usai?

    • ditambah nafsu manusia yang punya kendaraan untuk menguasai jalan seolah milik sendiri..😀😀
      ————–=========————–

      tak jarang membuat hati ini miris

  21. manis puisinya… pak sunarno
    pantura tambal sulam jalanan.. gak kelar-kelar

    thn 1999-2001 aku syuting di Blanakan bulakbalik ke Purwakarta
    puanasnya minta ampun..
    tapi asyik, karena banyak buah semangka dijual dipinggir jalan

    kenangannya diwaktu malam >ikan bakar.. wew yummi…
    ————-=============—————–
    yang saya rasakan pantura memang sangat panas, kalau naik bus ekonomi keringat banyak sekali, naik AC saja tak terasa AC nya

  22. di bikin Have Fun aja deh…
    ————–===========————-
    oke deh

  23. Semoga tetap menikmati perjalanannya Mas, walau jalan berdebu dan berlubang. Walau atap bus bocor, di kiri-kanan jalan pasti banyak pemandangan yg bisa dinikmati🙂
    ———–========———–
    ini puisi pengisi waktu sebelum pelatihan tentang IT di tempat kerja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: