21 Komentar

Sekedar bertanya

Kali ini aku hanya sedikit bertanya. Sesuatu yang sangat sering berada di sekitar kita. Kita mengkonsumsinya mungkin tiap hari. Ada pula yang mengatakan tak baik, namun tetap saja melahapnya. Mungkin bisa dibilang dibenci namun tetap saja akrab dilidah. Apalagi para pecinta bakso, mana bisa menolaknya, meski sudah pesan pada penjualnya.
Pertanyaanku hanya satu, apa persepsi rekan-rekan, bapak-bapak, ibu-ibu, mbak-mbak, mas-mas terhadap penggunaan MSG dalam makanan.

Cukup itu saja

21 comments on “Sekedar bertanya

  1. untuk bisa menghindarinya sama sekali memang agak sulit Mas,
    apalagi bila sering makan diluar.
    mungkin solusinya lebih sering mengkonsumsi makanan rumah saja

    lagi pula , kalau makan makanan yg mengandung MSG, aku gampang sekali batuk atau radang tenggorokan😦
    salam
    ————=============———–
    berarti itu alergi Bunda, bukan MSg nya akan tetapi penolakan pada sistem kekebalan tubuh Bunda

  2. Saya nggak suka dan menghindari MSG. Ibu saya yang memasak gak pakai MSG.🙂

    Saya menganggap bahwa MSG berdampak jangka panjang pada tubuh. Artinya, efek sampingnya gak akan timbul dalam waktu dekat. Nanti akan timbul beberapa puluh tahun mendatang. Mungkin efeknya seperti penyakit organ pencernaan, jantung, ginjal, dan penuaan dini.😦

  3. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa…

  4. nice🙂
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

  5. ane hampir tiap hari makan bakso di depan kantor, hanya saja tidak pernah pake MSG

  6. Kalau di rumah, keluarga saya sudah meniadakan MSG.
    Tetapi kami masih suka jajan bakso atau mi ayam sih…😦

  7. Saya punya kedai Mie Janda
    dan kami masak tidak menggunakan MSG
    lebih sehat🙂

  8. Kami pernah mendapatkan materi seminar yang diadakan oleh BPPOM dan MUI yang mengangkat permasalahan seputar zat adiktif, pewarna buatan dan kehalaln makanan..
    bakso memiliki kecenderungan tercampur oleh Borak, mie pada formalin dan jajnan anak oleh rodhamin B pewarna textile Mas…

  9. Menurut saya msg itu hanya penguat rasa jadi boleh tapi jangan berlebihan. Stahu saya zat additif itu ada nilai ambang aman. Kalau msg berlebihan mungkin bisa melampoui nilai ambang (nah ini yg saya belum tau adakah dan berapa angkanya) yang pada percobaan hewan memang bersifat toksis, mematikan sel-sel memori saraf (gak tau kalo manusia). Sedapat mungkin juga dihindari pada anak-anak (secara berat badan lebih ringan jadi ambang aman terhadap msg juga lebih kecil) padahal yang terjadi anak-anak suka sering jajanan yang gurih2 gitu ya. Juga yang sering tidak disadari kandungan msg ada natrium yang bisa meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang….

  10. Katanya MSG itu enggak baik untuk system pencernaan kita tapi kalau enggak pakai kadang rasanya jadi kurang enak. Dilema sih..😦

  11. Saya sendiri beberapa waktu lalu sudah tidak cocok lagi dengan MSG karena biasanya bila makan agak banyak MSGnya Bisa di Bakso , mia ayam ataupun gorengan maka kami sakit kepala . Mungkin pada saat itu kolestrol agak naik namun kami therapi bekam alhamdulillah sekarang tidak sakit kepala lagi. saya pernah baca , menurut Russell Blaylock, penulis buku Excitotoxins – The Taste That Kills, MSG adalah excitotoxin yaitu zat kimia yang merangsang dan dapat mematikan sel-sel otak. Blaylock menyatakan bahwa MSG dapat memperburuk gangguan saraf degeneratif seperti alzheimer, penyakit Parkinson, . autisme serta ADD (attention deficit disorder).oke saya bawa oleh oleh artikel Jenis – jenis Narkotika.

  12. menurut saya tidak sehat karena ada zat adiktifnya. Tetapi kalo kagak ada msg bakso rasanya gimana yah?

  13. keren ……………🙂 follow beck yah … salam kenal

  14. Tidak sehat. Sukurnya sudah dua tahun ini saya terhindar dari MSG, karna ditempat saya berada selama dua tahun terakhir MSG tidak sepopuler di negara-negara Asia, dan memang tidak biasa digunakan.

  15. MSG karena ada rasa gurih di lidah jadinya bisa kebablasan makan banyak, padahal mungkin karena unsur sodiumnya saja, sodium itu kalau tak salan natrium. garam dapur alias NaCl juga tak boleh banyak-banyak, tapi karena kalau keasinan kan nggak enak. Sedang kalau kegurihan MSG tak begitu terasa.

  16. hehhe, meniadakan rasanya sudah gak mungkin di jaman sekarang ini.. klo aku berusaha sebisa mungkin mengurangi..

    jajan baso dan mie ayam dikurangi.. bawa nasi dan lauk dari rumah buat di makan di kantor. *mudah2an konsisten😛

  17. MSG sebagai ekstrak dari tetes tebu yang membuat lidah bereaksi akan cita rasa masakan, seperti tulisan diatas walaupun sudah banyak “warning” tentang hal ini tapi konsumen tetap tak mau lepas dari pengaruh penyedap rasa ini… karena memang menambah nikmat rasa masakan.. heheheee..
    ***buatku pribadi ngga terlalu diambil pusing, mas😀

  18. Sangat tak sehat. Sebisa mungkin hindari..Kalau makan bakso wanti2 sama abangnya, kalau perlu di tongkrongi saat meraciknya, bahwa kita pesan semangkuk bangkso tanpa micin

  19. Saya ga begitu suka MSG, tapi sayangnya, mau ga mau tetap harus memakannya ketika makan di luar. Solusinya kalau mau makan tanpa MSG, harus bawa bekal makanan dan camilan buatan sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: