25 Komentar

Inilah Kisah (Re Post)

inilah kisah yang kau jabarkan
dari potongan epos ramayana
si wanoro seto berjuluk Anoman
melanglang di atas samudra
mencari negeri Alengka
melacak jejak si sepuluh muka

janjinya
tak kan sampai matahari terbenam
diesok hari sudah kembali
nyatanya ditengah hari belum
ada jejak yang bisa dilacak

gundah, karena tak bisa lagi
mengulum pendulum seperti
menghentikan matahari
demi setia pada janji

pemalang, dalam perjalanan 10.28 (13/12/2011)

25 comments on “Inilah Kisah (Re Post)

  1. kalau belum berhasil kan bukan berarti gagal ya Pak.. kalau terus berupaya mencari jalan , suatu saat pasti akan sukses..
    ————====================————-
    berusaha dan terus berusaha

  2. emmm… kadang memang ada sesuatu yang sulit dilakukan, meski pada awalnya optimis…
    ————–===========—————-
    pelajaran yang bisa kita ambil

  3. Kisahmu masih seperti yang dulu, mengingatkan akan seseorang…(lebay)
    —————==============———-
    waktu malam-malam nonton wayang?

  4. Hmm… sayangnya saya tak mengerti epos ramayana…
    ————–================———-
    ada versi novelnya dengan judul Anak Bajang Menggiring Angin ditulis oleh Sindunata

  5. berkunjung ,,,
    wah, orang pemalang, y ? ^_^
    —————==============————-
    bukan, hanya kebetulan lewat pemalang dan ada ide yang tertangkap maka jadilah puisi ini

  6. saya tak punya komentar banyak
    Cuma bisa terkagum dengan gaya bahasanya

    aku balas kunjunganmu sobat😀
    ————-==============————-
    terima kasih atas kunjungan balasannya

  7. Tinggal ngasih background Mas, biar puisinya tambah asyik…
    —————-==============————-
    belum punya ilmunya pak, masih ketinggalan

  8. jgn bikin janji kalau nggak bisa menepati deh🙂
    ————–=========———————
    wanoro seto yakin kalau ia mampu untuk itu, maka berani janji

  9. Bahasa puisinya tingkat tinggi mas…
    Namun pelan – pelan saya agak mengerti maksudnya..
    walau susah menjelaskan dengan kata – kata…hehe
    😀
    ———–===========————
    maaf kalau kerepotan

  10. hem hebat betul ya, si sepuluh muka, hiperbolanya mantab pak.
    ———-============———
    apa termasuk hiperbola Bu? saya hanya menterjemahkan nama raja Dasamuka menjadi sepuluh wajah, tapi kalau kemudian dimaknai demikian ya silahkan

  11. walaupun repost tetap indah🙂
    ——-=========———–
    terima kasih

  12. kemana ia yang berjanji?
    mengapa tak ditepati ….🙂
    ———-=============——–
    menurut empunya cerita akhirnya bisa ditepati

  13. Ketika sadar bahwa dia tak bisa mengulum pendulum, menghentikan waktu, berserah adalah kata yg dikenal semua nabi..Berserah bahwa waktu hanya bertuan pada dirinya sendiri. ..Tak kembali alam sepenggal hari, kembalilah pada pengggal berikutnya..
    ————===============————
    kata si empunya cerita begitu yang kemudian mendapatkan pertolongan agar bisa memenuhi janji

  14. Orang orang seperti ini belum tahu klo sebenarnya di luar Goa Plato tersebut ada banyak hal yang membuat mereka lebih hidup.

  15. Sungguh, aku harus kembali menjadi diriku yang dulu seorang christina yang selalu berusaha mentertawakan masalah, jika tidak mungkin aku sudah mendamprat banyak orang.
    ————-============————–
    terserah itu maunya anda

  16. ditengah hari belum ada jejak yang terlacak
    gak apa apa Mas,
    siapa tahu sebelum mentari pindah keperaduannya
    sudah didapat jejak yang dicari🙂
    salam
    ———–========————–
    konon kabarnya sesuai dengan janji sebelum matahri terbenam dihari berikutnya Anoman sudah menghadap Sri Rama

  17. pendulum itu apa ya ?
    ————-============———
    aku juga bingung

  18. Puisi terkadang menggambarkan apa maksud dari yang membuat..

    Baik sedih maupun senang, atau kata anak ABG sekarang “Galau”

    Salam silaturahmi
    ——–============———–
    kenapa musti galau

  19. Sungguh indahnya🙂

    Salam Persahabatan

    disave.wp.com
    ———–==========——–
    terima kasih

  20. menyelamatkan dewi sinta
    Mengalahkan rahwana ?hehe
    ———–============———–
    begitulah

  21. Manisnya…
    —————============————
    apanya?

  22. Anoman mungkin nginep di mana dulu, mas..😀
    ————–============————-
    nggak sempat, karena 1 x 24 harus kembali

  23. ga ngerti makna puisinya mas🙂

    pasti ada hukmah terselubung ya🙂
    ————-==============————-
    tak mengapa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: