26 Komentar

Ampuni Aku

menelusuri lekuk huruf demi huruf
mengeja deretan kata meski tersaruk
terbata-bata jangan sampai terpuruk

menderas alif ba ta yang terbata-bata
sejengkal demi sejengkal bisa dibaca
berulang-ulang belum juga mengendap

beratnya aku mengingat-ingat
ayat-ayat yang biasa kudapat
sejak kanak-kanak sampai penat

Tuhan,
ampuni aku

kampungmanis, 10:26 di hari rabu, 16/2/12

26 comments on “Ampuni Aku

  1. mantap…
    ————==============———————-
    terima kasih

  2. semoga d’arin juga cepet lancar baca abata nya….:)

  3. puisi seorang hamba
    yg berserah
    indah๐Ÿ™‚

  4. Semoga Allah pun mengampuniku..
    Saling mengingatkan dalam kebaikan.. makasih ya..๐Ÿ™‚

  5. Q juga ingin semua dosaku diampuni…. TT

  6. kalau dihitung dalam satu minggu masih lebih banyak baca yang lain daripada baca Al-Qur’an..๐Ÿ˜ฆ

    terima kasih sudah mengingatkan..

  7. Dia bahkan lebih dekat dari urat nadi sendiri
    ———–============————
    betul

  8. Deretan kata yang indah
    Salam sastra๐Ÿ™‚
    ————================—————-
    terima kasih

  9. Alhamdulilah bapak sudah mengingatkan saya untuk membaca alquraan dan menghafalnya.

    Salam hangat, salam silaturahmi
    —————===============————
    sama-sama pak, kita saling mengingatkan

  10. sekecil apapun sebuah usaha…itu tetaplah berarti, jauh lebih berarti daripada tidak berusaha sama sekali๐Ÿ™‚
    dan….menhafal juga salah satu kekurangan saya…๐Ÿ˜ฆ
    ————–===================——-
    semoga kekurangan itu tertutupi oleh kelebihan yang lain

  11. saya terkadang juga merasakan lebih lambat mengingat ketimbang dulu.. mungkin sdh mulai berumur.. he he.
    tapi saya berusaha sedapat-dapatnya pak,,
    ————-=======================———
    ya, sesulit apapun usaha tetap harus dilakukan

  12. salam. kunjungan pertama, pak.
    penulis puisi ini tidak bisa lagi mengaji pak ya?
    padahal dulunya bisa.
    ————-==============————
    bukan tidak bisa membaca, coba perhatikan lagi, tetapi sulit dalam menghafal, sulit bukan berarti tidak bisa

    • blue suka membaca karya ini
      sangat menarik dan mengena
      salam hangat dari blue
      ajarkan blue menulis dong bang..hehhe
      ———————===================———
      blue kan sudah pinter nulis kok masih minta diajari

  13. Kala kuinggat kekurangan ku yang seperti itu, hati ini miris dan sangat malu pada Nya. Namun sayang tipu daya setan selalu mengikutiku sampai sekarang. Hanya satu tekadku, saya juga harus bisa membaca dang sedikit menghapalkannya meskipun dengan terbata.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
    ————–================————
    betul Pak Sugeng, seberat apapun kita tetap harus berusaha untuk bisa membaca dan menghafalkannya. puisi saya intinya bukan pada minta ampunnya tapi perjuangan yang perlu kita lakukan

  14. meskipun terbata, semoga kita tidak pernah lelah untuk terus membaca yaa pak๐Ÿ™‚
    ————================————
    setuju mbak

  15. belajar, belajar dan teruslah belajar untuk mendapatkan ampunan sob..tetap semangat…
    ——–================————
    untuk mendapatkan ampunan harus belajar?
    inti puisi ini bukan pada minta ampunan, tapi pada bagaimana upaya agar bisa menghafal dengan baik

  16. terbata-batanya itulah yang dilihat tuhan, sebuah usaha yang mulia akan mendapat balasan yang mulia juga
    ————–==============———-
    ya betul

  17. Percayalah mas, sampeyan sudah diampuni sebelum puisi ini diposting, karena hanya Dia-lah yang maha mengetahui.

  18. Kadang (bahkan seringkali) dunia ini menyilaukan pandangan kita..

  19. duuh sudah berapa lama saya tidak membaca kitab suci
    terima kasih sudah mengingatkanku mas

  20. dalam kesanggupan kita yg hanya terbata bata ,
    DIA akan merangkul kita dlm Rahman Rahim NYA ,Mas

    salam

    • Amin, Amin, Amin.
      Semoga Bunda dan Mas Narno termasuk dalam orang-orang yang selalu dirahmati oleh DIA.
      ———-==================—————
      Amin.amin.amin

  21. satu alif dalam hitungan Mu berbeda
    satu alif bagiku satu
    Kau berlebih, Tuhan.
    maafkan aku juga Tuhan.
    —————-================————–
    amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: