27 Komentar

Dongengan

Ketika aku membaca buku-buku lama kutemukan sebuah lagu yang lumayan menggelitik. Lagu tentang pentingnya orang desa dan kota saling menghormati. Hal ini dilandaskan pada hubungan sejarah yang tak sepantasnya dilupakan. Lagu tersebut merupakan buah karya almarhum Gesang yang dilekatkan dalam sebuah novel karya R Toto Sugiharto. Lagunya dengan judul Dongengan

Dongengan

Sinten purun kula dongengi
Dongenge sedulur ndesa
Sugih sawah lan sugih pari
Ayem ati lan ora murka
Ageng labuhe dateng negari
Rupa arta lan rupa banda
Jaman gerilya ing nguni
Tiyang kuta ngungsi teng ndesa

Terjemahan bebasnya

Sebuah cerita

Siapa yang mau mendengar ceritaku
Cerita dari kerabat desa
Kaya sawah dan kaya padi
Tentram hatinya dan tidak marah
Besar baktinya pada Negara
Berupa harta dan benda
Jaman gerilya dulu
Orang kota mengungsi ke desa

27 comments on “Dongengan

  1. Kata-katanya biarpun sederhana gitu tapi maknanya dalem banget
    ————-=============————-
    itulah yang membuat saya tertarik posting kali ini

  2. bahasanya jawa halus banget🙂
    ——===========————–
    ini bukan kromo tapi ngoko kok

  3. lirik yang menggambarkan situasi pra kemerdekaan yang penuh perjuangan dan pengorbanan tanpa pamrih…
    beda jauh dengan keadaan sekarang…
    salam kenal bro…
    —————==========================————-
    ini dalam rangka mengingatkan setidaknya mengingatkan diri sendiri

  4. selalu suka sama Alm. Gesang sang maestro….
    ————-============—————–
    sama dong

  5. Salam kenal.
    Klasik yah … kira2 tahun berapa diciptakan itu yah …🙂
    ————-=============———
    kalau tahun kapan ditulisnya saya juga tidak tahu

  6. Walau belum pernah denger lagunya, tapi diliat dari Lirik lagu ini penuh makna, kandungan sejarah, nasionalisme, lingkungan desa yang kaya.
    —————================————-
    begitulah adanya

  7. Aku pernah dengar lagu itu saat dinyanyikan Pak Gesang saat beliu masih sehat. Salam…
    ————–==============————-
    aku malah belum pernah dengar

  8. kayaknya dongengan bahsa jawanya gag asing banget.

    kayaknya pernah lihat dongeng ne dh lamaaaaaaa
    tapi dmna yo.
    ————–================————–
    setidaknya ada disini

  9. saya gak tau lagunya🙂 tapi kata-katanya kereen abis pak..
    suka banget !
    ————================————–
    terima kasih

  10. jadi pengen main ke desa lagi nich….😀
    ————-================————
    ayo

  11. jadi ini lagu tentang bergerilya yo mas?😀

  12. ingat dongeng dari bapak saya saat masih kecil dulu🙂
    ———–================—————
    bagi dong ceritanya

  13. hm…seperti apa ya lagunya? jd pengen tahu ni…🙂
    ——–============————
    saya juga tidak tahu

  14. lagu masa kecil pengantar tidur🙂
    ————============———-
    begitu ya

  15. sepetil namung apik sanget. . .😀
    ————=========————
    bener

  16. Nah orang-orang kota yang datang kedesa tuh yang sering merusak tatanan desa yang damai (tentu tidak semuanya) dan orang desa pun kadang tidak bisa menjaga ke-asrian desanya.

    Ingat kampung halaman…
    ————-==============———–
    belum lama saya pulang kampung Mas

  17. dibikin keroncong enak nih didenger😀
    ————-==============————
    emang lagu keroncong ini

  18. liriknya asyik pak, semoga lagunya juga🙂
    ————=============————
    kalau melihat penulisnya sih sudah jaminan

  19. Indahnya kehidupan yang saling melengkapi ya pak, desa dan kota punya daya tariknya masing-masing. Salam
    ————–===============—————–
    betul bu, itulah keunikannya

  20. manis…
    ————-=============————-
    sangat manis

  21. Orang desa suplai hasil pertanian ke kota, orang kota bawa uang ke desa. Simbiosis mas
    ———–=============————–
    saling menguntungkan

  22. Orang desa dan kota saling membantu
    Orang d

  23. Sayangnya kini banyak orang desa yang berbondong-bondong pindah ke kota… Ingin memperbaiki kehidupan, katanya…😦

  24. 8-)Salam Pai
    Aku setuju harusnyaada relasi yang bagus antara desa dan kota. Kayak di amerika , untuk merawat hutan dan pohon di pegununga saja orang kota harus membayar untuk orang2 yang ada di pegunungan.
    Lha tapi kok orang kotanya malah ngungsi gak ikut gerilya? hehehhe

  25. syair yang sangat pas dihadirkan untuk saat ini pak narno. saat ini indonesia krisis pangan. dan ada kebijakan orang besar yang baik tetapi tidak pas” satu hari tidak makan nasi” dan lagi lagi rakyat kecil yang kena. bagaimana penjuala kaki lima, dari penjual sate sampai warteg, mereka protes.

  26. hrs ke you tube nih biar bisa denger lagunya🙂

  27. musiknya yg kayak gimana ya😀 blum pernah denger lirik ini
    ————=============————
    saya juga belum pernah dengar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: