7 Komentar

Dalam Gelap

gerah malam dalam tengadah
membasuh lumpur dekil nurani
yang mengerak dalam dasar kelam
legam terbakar emosi diri

tersaruk, tersendat dalam gelap
menggerataki wajah sendiri
lupa entah seberapa jarak
tak lagi dibasah embun pagi

mengendarai gelombang malam
menjejak langkah kian penat
terjerembab pekat jerat duniawi
lekat dekil nikmat sejatinya kelam
terpuruk gelap lumpur ketakberdayaan

lupa entah berapa jarak
tak lagi kueja sederet alif
alpa sejuta penggal
kalimat suci tak lagi membasah
mengaliri garis-garis nadi

dalam gelap kian penat
tersungkur
tersaruk
terseok
terperosok

dalam gelap
kusisakan gerimis air mata
yang lama tak lagi kurasa

Kampung manis 21/4/2013 9:30 WIB

7 comments on “Dalam Gelap

  1. aset yang paling berharga dalam diri kita adalah karakter kita
    —————==============————-
    betul

  2. Memang, dalam gelap biasanya kita akan mudah sekali mengalami keadaan sedu sedan. Disitulah rasa yang begitu dalam akan kembali muncul dipikiran. Disaat itu pula waktu yang tepat bagi kita untuk mulai instropeksi diri atas segala khilaf dan salah yang pernah kita lakukan dimasa lalu.
    ——————======================———–
    terasa lebih mendalam, lebih hikmat ketika meresapi diri ketika menelusuri diri

  3. puisinya makin malam…senyap..
    dengan bait yang membekas: mengendarai gelombang malam

  4. gerimis airmata itu juga adalah kenikmatan syukur dan sesal dari NYA untuk kita mahluk yang sering lalai dan lupa.

    ( ikut merenungi diri ini )

    salam

  5. Dalam gelap aku percaya masih ada titik terang & disitulah jalan yg menjadi tujuanku. #mencoba puitis,hehe

  6. endingnya mbrebes mili ya mas

  7. maka sisakan waktu mengaji lagi kalimah2 suci
    yg kan menjadi penerang di kelak kemudian hari….
    *edisi sok tua*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: