2 Komentar

Masihkah Kau Simpan

masihkah kau simpan
sebait rindu yang kutitipkan
lewat bisik angin sepoi
saat mengurai mimpi
merajut jeda yang makin lebar

masihkah kau simpan
setangkai puisi
yang kulipat dalam gelap
tanpa catatan alamat

masihkah kau simpan
sebait puisi rindu
yang kugoreskan
di taman belakang
sambil memandang bulan
tanpa teman

2 comments on “Masihkah Kau Simpan

  1. sajak2 nya sedrhana, namun dalem..hehe🙂
    —————–===========——————
    terima kasih, aku memang suka kesederhaan, termasuk dalam berpuisi

  2. masih kusimpan
    bersama harapanku tentangmu…
    tapi, dua-duanya luput dari radar rasamu…
    hiks…
    ————-============———–
    hahahaha
    mantap banget komennya, radarku kurang peka ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: