15 Komentar

Menyapa Rindu

ada yang berdesir lembut di sudut hati
demi mengeja kembali deretan abjad
abjad yang tertoreh di setangkai daun
kering jatuh meliuk memeluk sunyi
bumi makin bergairah ramah
pada takdir tempat lahir, tumbuh bersama
dan kemudian mati jadi bunga tanah

ada yang berkesiur rendah mengeja angin
meniti jejak gelombang pasang samudra
tak jarang menendang batu karang
pelan mengikis kebekuan

ada yang samar-samar berbisik
mengilik telinga sesamar garis gerimis
di ambang petang yang menjerat gigil

gemrengeng jelang pagi disudut kamar
dalam remang cahaya bulan yang hanya sepenggal
purnama tak lagi terasa beringsut beberapa jeda
menyisakan rasa ngilu terbungkus gigil
tetap gemrengeng menyapa rindu

seucap bismillah, astaghfirullah,
hamdalah, selebat kawanan lebah
berpesta nektar di musim bunga

kampungmanis, (19:37) 10/12/2013

15 comments on “Menyapa Rindu

  1. Wah, bagus puisinya🙂 . Membacanya membuat saya sekejap berada dalam dimensi lain, mencoba meraba makna tersembunyi di balik puisi ini🙂
    ———-=============————-

      silahkan diberi makna apa saja terserah yang mengapresiasi

  2. ungkapkan rindunya langsung dong kak hehehe, puisinya kerennnnnnn..
    —————==============————-

      kalau langsung nanti ga jadi puisi dong

  3. rindu berbuahkan keindahan…🙂
    ————–===========————-
    iya, terima kasih atas kunjungannya

  4. rindu gemrengeng di pesta nektar…
    Puisi sarat rindu nih Pak, saya rindu eh kepingin bisa menulis puisi, belajar pada begawannya ah.
    Salam
    ———-==================———-
    monggo Bu, sareng-sareng ngangsu kaweruh, di Semarang banyak begawannya ada Pak Satjipto di Yogya ada Emha dan masih banyak yang lainnya

  5. Manis :3
    ———–===========——-
    makasih

  6. Puisimu indah
    Dibaca perlahan dan berkesan
    Meresap🙂
    —————============————
    terima kasih kang atas apresiasi dan juga kunjungannya

  7. Senang dibacakan puisi waktu masih smp oleh guru bahasa Indonesia, gantian guru menyuruh murid satu persatu membacakan sinopsis Siti Nurbaya. Puisi bagaimana pun indah untuk didengarkan.
    —————-===============————–

      sekarang bisa gantian membacakan puisi untuk anak-anaknya

  8. Puisi panjenengan selalu cantik dan menggigit Mas
    Saya harus banyak belajar nich
    Terima kasih
    Salam hangat dari Surabaya
    ————-===============————-

      matur nuwun sanget PakDe, kalau panjenengan belajar ke saya saya takut kualat PakDe

  9. Semoga rindunya segera terobati, yg disapa segera menghampiri.🙂
    —–============—————-

      semoga dan semoga

  10. Jangan kelamaan rindunya, ntar nyesek..🙂
    —————–==========——————-

      justru kalau rindu yang satu ini ilang malah bahaya

  11. indahnya….
    —-=============—————-

      terima kasih

  12. Ungkapan maksa nan indah dalam goresan sebuah asa ya, Mas
    ——————–=========================————-

      nggak kok, saya nggak maksa siapapun

  13. pas bgt mas aku lagi ndengerin lagu dgn tema sama😛
    ———————-====================————–

      wah mantep sekali itu mbak, terima kasih

  14. rindu serindu rindunya😀
    ——–========–

      sesangat sangatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: