9 Komentar

Hutan jati

kawan,
disinilah tempat kita berpacu bersama
mendulang asa dalam sekeranjang ceria
mengumpulkan rumput untuk ternak kita
sambil menikmati sandiwara brama kumbara

masih ingatkah kawan
dari sapi dan kambinglah kita bisa sekolah
beranak pinak, kemudian kita lipat jadi rupiah

tahukah kawan
semuanya kini telah berubah
tak ada lagi sebatang singkong yang rebah
tanpa bisa kita telusuri ketela di dalam tanah
yang kemudian kita bakar tuk ganjal lapar

tak usah sedih kawan,
bukan kita kehabisan rumput
tapi jaman telah berubah
kita semakin bau tanah

sekali lagi tak usah sedih kawan,
tanah makin berkah meski tanpa diolah
pohon jati dipilih ayah kita
meringankan beban di hari tua
merimbunkan kampung halaman
masih bisa dilipat jadi rupiah

ya, kawan
inilah wajah kampung kita
kini dan yang akan datang

9 comments on “Hutan jati

  1. waktu kecil nyari ulet jati mas😀
    klo di tempat saya bukan rumput yang tumbuh tapi semak mas
    —-============—————-

      ya, rumput yang dimaksud disini sebelum jadi hutan jati, tempat kami merumput semasa kecil

  2. Melintas hutan jati mengait sensasi tersendiri ya Pak, ada enthung jati pula
    Kini banyak ditanam jabon alias jati kebon. Salam hutan jati
    ————==================—————–

      di kampung jabon nggak dikenal Bu, karena orientasinya bukan keuntungan secara cepat, tetapilebih ke tabungan, kualitas kayu dan yang utama tidak menjadi lahan nganggur, karena para pemudanya banyak yang melanglangbuana dalam penghidupannya masing-masing

  3. Hasyikkk… di tempat kaya gitu … juga aku pernah dientup tawon…
    —————-==============—————-

      apes itu namanya. sampai jendol gak, moga bukan tawon yang membahayakan

  4. memang kampung halamannya di mana pak?
    —————==================————

      di jawa mba, dekat merapi

  5. aha sandiwara brama kumbara…..itu dulu pasti dengernya dari radio kan mas….
    —————==============——————–

      kalau tv gak bisa di bawa kemana-mana mba, apalagi sambil mencari rumput

  6. sebentar lagi akan banyak pabrik berdiri disana dan semua potensi bisa jadi lipatan rupiah… *aku ga bisa puisiiii
    =———=============———

      kalau pabrik sih kemungkinan kecil, tapi kalau toko, atau mall lama kelamaan seperti akan terjadi, tapi tidak untuk sekitar rumah orangtuaku karena akses ke jalan raya paling jauh

  7. pohon jati lumayan sering kujumpai di kampung halaman kemarin mas🙂
    ————-=====================——–
    iya mba semarang boyolali masih tetangga mba Ely, jadi masih setipe masyarakatnya

  8. disela sela tanaman jatikan masih bisa ditanami singkong pak.🙂

    masih merindu dengan suasana yang dulu ya pak?
    ———-=============———–

      bukan tanaman singkongnya, tapi suasana mencari rumputnya yang sudah tidak ada, hewan ternak populasinya turun drastis, ga enak sama pak mentri mau bilang apa

  9. Lumayanlah msh ada yang dilipat untuk dijadikan uang..
    ————-=============———–

      akan selalu ada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: