Tinggalkan komentar

Sepenggal Rasa

sepenggal rasa dipagi hari
sesap pahit meremas ngilu
sengilu ingatan yang terabaikan
terpatri dalam bertahun silam
lewat kalimat sihir mempesona

aku sadar, ini salahku
siapa suruh telan pil pahit itu
padahal bukan obat mujarab
hanyalah nyeri teredam sesaat
seperti suntikan opium nikmat

biarlah tetap kusesap pahit ini
sebagai pengingat pernah penat
dalam jerembab danau pekat
terjerat pesona serasa malaikat

masih juga kusesap sisanya dipagi ini
sebagai teman penuh harap
hari esok lepas dari jerat
merdeka!
Kata anak muda seperempat abad

Sesapan terakhir
yang hanya secangkir
tanpa kertas selinting
tandas sudah

8: 25 bersama secangkir kopi dikampungmanis 15042018

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

il Blog

il Blog

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

The Wholly Integrated Self

Spirit, Mind, Body, & Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Katherine's Blog

In Kate's World

Raw Writings

Awareness, Insight, Creativity, Writing, Behavior, Identity, Power, Mental Health, Recovery, Message, Relationships, Monsters, Survival, Christianity, Copyright ©BBYCGN - Yancosky - (All Rights Reserved) Updating all posts and memes, while adding new content!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: