9 Komentar

RUANG TUNGGU

kemarau juni menanggalkan daun randu
di tepi musim kering berhamburan di pucuk rindu
rindu kemarau berhamburan anak anak bermain
di pelataran rumah juga di tengah sawah, kerontang
mengulik bola dengan pematang jadi gawang

ada bunga di depan rumah
adalah mangga yang sedang gembira
tak mengikuti randu, tetap sumringah
bermekaran dengan kunjungan serangga

hutan jati seperti mati
mulai gundul meranggas luas
daun tak lagi melekat erat
seperti kemarau tahun lalu
tinggal nglangut sepi

Kampungmanis, Juni 2019

(pernah dimuat di http://www.suarakuningan.com)

9 comments on “RUANG TUNGGU

  1. Terima kasih tentang artikel nya , semoga bermanfaat, kunjungi my blog makanan wisata

  2. kemarau tahun ini menjadi penantian yg panjang akan datangnya musim hujan.
    juga kerinduan yang panjang. nice poet, mas Sunarno.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating

Integrating Spirit and Soul with Mind-Body

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative Writing, Quotes, Poetry, Short Stories and More!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: