8 Komentar

DI KOTA YANG MAKIN RAMAI

Dikota yang makin ramai itu
Lampu-lampu jalan makin benderang
Terminal pun telah lama dipindahkan
Mal makin panjang berkembang
Sampai sudut kota kabarnya
Sawah pun semakin ke pinggri artinya

Di kota yang makin ramai itu
Tak kutemukan seorang teman
Telah memencar cari kehidupan
Itulah kota persinggahan
Bagi sebagian orang
Tentu saja

Di kota yang makin ramai itu
Kita abaikan banyak tanya
Dari rasa yang tak dicuriga
Juga canda tanpa nostalgia
Mungkin getir yang tak tersimpan
Semua dibiarkan jadi sirna
Tanpa prasasti segala

Kampungmanis, 24 oktober 2019

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating

Integrating Spirit and Soul with Mind-Body

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative Writing and Poetry as a pathway for unspeakable feelings and emotions.

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: