4 Komentar

Nyaring Hujan di Pagi Hari

Selepas berbaring mengambil air bening di samping.
Kudengar ada suara-suara pelan menerpa jendela.
Mengetuk-ngetuk pintu pagar. Suara-suara menimpa atap
rumah. Ada nada nyaring di belakang rumah. Siapakah
sepagi ini berloncatan di udara. Bermain-main pucuk
dedaunan. Tupaikah yang sedang memilah kelapa tua?
Sepagi ini?

Rupanya ada yang datang. Mengajak bersenandung
membawakan kidung. Menyambut subuh yang belum
gaduh. Seperti gemrengeng saat kulafalkan ayat-ayat.
Layaknya lebah sedang berserikat memainkan sayap.
Berbaris menuju nektar. Bagai bergumam takut
kedengaran. Tetap nyaring serasa bening.

Rupanya ada yang bertandang. Bermain loncatan pada
dedaunan. Mengajak pucuk tanaman meliuk-liuk.
Membersihkan daki. Membelai lembut dahan-dahan yang
masih kedinginan. Pelan menerpa tanah. Sebelum siang
benar-benar datang. Sebelum kegaduhan benar-benar
mengembang. Setelah semburat fajar di ufuk sana
menebarkan senyuman.

Rupanya ada tamu yang cukup lama ditunggu.
Kedatangan yang di gadang-gadang. Berbilang bulan
telah terlewatkan. Rindu yang makin seru. Dipupuk
setiap waktu. Disebut-sebut selalu. Dideraskan dalam
setiap doa. Doa-doa yang panjang, lebih panjang dari
malam.

Kugumamkan kalimat kesyukuran. Juga shalawatan.
Akhirnya pergantian itu datang. Bukan mengutuk yang
mulai menghilang. Hanyalah dipertukarkan. Itulah
keseimbangan alam.

4 comments on “Nyaring Hujan di Pagi Hari

  1. Pagi-pagi minum kopi sambil baca puisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

True Love for Sale

by Peach Berman

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating the Spiral

Spirit, Mind, Body, and Soul Spiral Paths to Freedom

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative writing, bizarre stories, original quotes, raw poetry and authentic artwork as a pathway for powerful feelings, emotions, thoughts and experiences.

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: