Archive | Desember 2019

You are browsing the site archives by date.

Sampai di Mana Kita

Sampai di mana kita. Tidak membawa peta, tidak mengajak pelacak jejak. Ini perjalanan begitu lambat atau perasaan saja, semacam relativitas jarak. Serasa tak bergerak, itu di dalam. Di luar pepohonan gedung-gedung sawah belukar bebukitan berderet tak saling mendahului. Sesekali kota turut melintas. Menghormat berganti ganti tegak berdiri. Sedang aku sendiri di sini. Duduk di kursi. […]

Hujan Luruh di Sudut Kampung

hujan luruh di sudut kampung menganyam gelisah langkah-langkah mengubah wajah-wajah pucat kedinginan ada yang meminggir berteduh di emperan toko yang sempit tempias menyapu wajah gelisah motor biarkan tetap basah diterpa hujan tak terkira tiada percakapan kecuali desah hujan tatapan menuju entah penuh harap lebatnya mohon segera menyusut hanyalah komat kamit di mulut menelan kembali ludah […]

Memberi Waktu pada Kelelawar

sebenarnya malam memberikan waktu pada kelelawar menikmati kegelapan menguasai cakrawala semaunya mencumbui purnama yang tak sempurna mencicipi buah-buahan yang disuka paling ranum di tangkainya zig zag menari-nari di udara tak peduli menabrak atap menyenggol tembok mungkin tanaman pisang menggoyang tali jemuran sembari membagikan benih bebijian juga sisa buah yang disantapnya atau menyelusup celah bambu sekedar […]

Tinggal Tulang Daun Memucat

seperti suara desau seperti rerintik jatuh menerpa daun hijau tak sampai ke tanah ritmik yang indah terdengar sepanjang malam ternyata tak ada gerimis begitu jelas saat jelang subuh tidak juga membentuk embun tidak ada mendung menggelantung butiran-butiran kecil jatuh hitam tak melebihi besarnya klenteng biji kapuk randu di belakang rumah teranggok di tanah, di sela […]

Rindu Tanah Basah

aku rindu aroma tanah basah. menghela sepasang kerbau menarik bajak. melumerkan tanah berbongkah-bongkah menjadi bubur. kecipak air menerpa wajah. menikmati lenguhan istirahat berkubang dalam lumpur. suap demi suap nasi putih yang lezat. sedikit kuah buah kluwih aku rindu menghirup aroma tanah. tanah berlumpur subur, kaki yang membenam melangkah menancapkan benih padi. laku mundur teratur bersama […]

Kerbau Besi

begitu sigap membolak balik tanah rapi menutupi rumputan membuat putaran berkali-kali seperti menikmati bubur panas mulanya dari pinggir memutar sampai semuanya tanpa setapak terlewati kerbau besi tak perlu berduaan kanan kiri tanpa sekeranjang pakan tak ada berkubang dalam lumpur cukup disimpan di gudang saat tak digunakan kerbau besi menarik sikat mencacah gundukan tanah melumer hancur […]

Cerita Usang yang Diulang

lantas malam, yang gelas-gelas kosong tanpa kuhidangkan sepotong sajak hanya cerita usang yang diulang perjalanan menuju pulang di tikungan jalan ilalang bergoyang sisa angin kemarau masih bertahan sepertinya begitu lama tak segera hujan jalan berlubang yang dulu kutemukan tak lagi, aspal telah memperbaikinya juga tambal sulam pengecoran tetap saja seperti dulu, lengang apalagi bis-bis itu […]

Suatu Pagi di Pare Kediri

apa yang bisa kutuliskan pagi yang lengang di penginapan begitu mewah, bukan karena bangunan halaman luas penuh pohon buah-buahan berseling kamboja dan jenis rerumputan kolam renang tak begitu dalam pas untuk anak-anak ah, tak seorangpun di kolam renang juga tak kutemukan lalu lalang orang hanya satpam dan resepsionis di depan saat jam sarapan akan kelihatan […]

Dari Bingkai Jendela Kereta

tanpa asap rokok serasa hari tak beranjak aku duduk di kursi lewat bingkai jendela kulihat pohon-pohon bambu, jati, semak-semak bergantian berseliweran sawah yang berbeda-beda petak-petak rapi sebentar bergeser menjadi bebukitan takjubku tak hilang ada yang siap panen ada yang sedang tanam juga ada yang baru persiapan tak ketinggalan pula masih ada yang belum diapa-apakan serasa […]

Di dalam Kereta

dua puluh tahun lalu lalu lalang asongan melebihi keramaian pasar apa yang dibutuhkan tinggal pesan bahkan yang tak dibutuhkan ditawarkan pengamen seperti saling janjian tak pernah saling temu tapi selalu digantikan tukang sapu, semir sepatu menawarkan jasa asap rokok bersaing dengan bau keringat campur aduk aroma makanan penumpang susah selonjoran riuh oleh berbagai obrolan pagi […]

True Love for Sale

by Peach Berman

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Apeka

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Wholly Integrating Spirals

Integrating the spirals to free mind, body, spirit, and soul.

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Truth Via Stories, Quotes, Poetry, Art and More…

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)