Tinggalkan komentar

Di Tegalan Ini

di tegalan ini daun jati berkali kali pergi
melepaskan diri oleh pukau kemarau
menghisap yang basah. Tandas sudah
kering adalah musim yang sering
meninggalkan serasah menutupi tanah
kadang dipermainkan angin melenting
jatuh ke tebing-tebing, mengisi relung

di tegalan ini daun jati berkali-kali bersemi
menyambut datangnya pergantian musim
rerintik yang mengabut sampai mengguyur
pelan-pelan kuncup melebar menghelai
hijau menajuk saling melindungi memayung
dipetik perajin tempe membungkus kedelai
di petik petani bungkus nasi mengirim
para penanam padi makan di sawah
sesekali ulat turut menikmati ngrikiti
hingga tinggal tulang belulang kecoklatan

di tegalan ini berapa banyak tunggak jati bersemi
menandakan sebanyak yang ditebang diambil
berapa kali tunggak bersemi kembali
betapa banyak rumah telah didirikan
tegalan yang sunyi memberi banyak arti

6 jan 2020

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

Trial By Fire - Survival Through Faith

Passion Inspires, So Set Your Words On Fire! ©Tamara Yancosky - BBYCGN (All Rights Reserved)

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: