2 Komentar

Bercakap-cakap di Emperan Masjid

kepulangan yang kembali berulang
selalu ada cerita baru dipertukarkan
di emperan masjid saat tak ada hujan

rembulan yang pelan-pelan purnama
membawa cerita saat listrik padam
bertukar kelakar hingga larut malam

tidak seperti seperempat abad lewat
masjid yang kini hanya sesekali dihuni
tak ada malam-malam yang menginap
sedikit sekali mengkaji ayat-ayat

bercakap-cakap di emperan masjid
teringat perang teluk mengitari radio
menunggu bbc mengabarkan rudal
siapa yang meluncurkan siapa korban

2 comments on “Bercakap-cakap di Emperan Masjid

  1. Membicarakan perang teluk di saat yg lain bahas corona..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN

Poetry, Creative Writing, Quotes, Analogies ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: