Archive | April 2020

You are browsing the site archives by date.

Pohon Jati

setelah lepas meranggas ketemui kau, pohon jati melebat tajuk saling menutup mencandai matahari kokoh mencengkeram tanah putih menyembul menerima tetesan embun pagi sumber energi membiarkan singkong cukup tumbuh langsing kekurangan cahaya matahari siang hari kutemui kau, pohon jati yang dirempel dikurangi kelebatan daunmu oleh petani pencari kayu bakar, pengolah lahan di bawahmu memangkas reranting lebat, […]

Ingatanku Gagal Menggambar Seraut Wajah

Menjawab waktu pada tunggu musim berlalu. Padi menguning pelan merunduk bertasbih sebut-sebut asma-Mu. Cericit pipit bersahutan mencicip bulir-bulir bernas. Dihalau sesekali dengan keloneng kaleng bekas di pagi menyibak sunyi. Memecah tetes embun. Memecah kesunyian hati. Gundah oleh entah. Pipit menyebar mencari selamat. Cepat-cepat mengepakkan sayap mengintai lena pemilik sawah. Menyambangi bulir matang di pagi hari. […]

Pasar Kehilangan Riuh

tiba-tiba waktu terhisap riuh pasar begitu saja lenyap murung menjerat para pemilik lapak dengung berita menyebar begitu cepat berkemas-kemas merapatkan dagangan tak jadi diamparkan, terbawa kecemasan pagi yang semestinya mengantarkan dibiarkan melenggang tanpa penumpang menutup kembali rapat-rapat derit pintu berkeriap saling melipat menampung keluh tak tahu ujung bersidekap tanpa sepatah terucap pasar yang kehilangan riuh […]

Pergi Pulang yang Tak Karuan.

Desir samar-samarnya kian samar-samar seperti desir gerimis di teritisan yang kehilangan awan. Angin nakal mempermainkan dedaunan tak mau menyerap tetesan gerimis. Meliuk-liuk menjatuhkan buliran air melesat lenyap terisap debu yang ditinggalkan roda kendaraan. Kelebat mimpi sekejap tak meninggalkan bekas. Sepi semakin membentur lengang. Di kejauhan awan mengiringi matahari menuju titik persembunyian. Petang tak lama lagi […]

Sajak-sajak Diperjalanan

sajak-sajak yang kau jajakan diperjalanan di tengah kantuk-kantuk tak tertahankan juga kantuk-kantuk yang diada-adakan lantang, sumbang, menggetarkan sedikit goyang pada jalan berlubang tetap kau lanjutkan memperdengarkan orang kaya, orang pinggiran sesekali jeda, tanpa tanggapan compang-camping pendapatan selalu kau ulang-ulang idealisme pengelolaan pada jalan timpang persimpangan godaan kewenangan tak lupa salam pembuka tetaplah kau lakukan menyeret […]

Akupun Tak Mengerti Mengapa Kupilih Puisi

Pada nyaliku yang kesangkut puisi. Entah kapan letupan-letupan senapan terasa renyah membangunkan kisah. Letupan yang memicu keinginan melontarkan kata-kata. Berdesakan kadang tak tertata. Reruntuhan puing-puing ingatan menjulurkan lengan. Menatapku meminta peran yang meski diiyakan. Tanpa erangan, cukuplah tak dilupakan. Puisiku hanyalah sepi. Tak berdaya di belantara kata-kata. Tak sanggup menerjang orasi berapi-api para penjual mimpi. […]

Hanya Merencanakan

barangkali kita telah banyak merencanakan membisiki matahari tentang kepergian merantau ke negeri seberang merencanakan segepok uang dibawa pulang saat melihat pesawat terbang melintas di atas kampung kita padahal kita tetap saja disini mengulur layang-layang saat langit memberi keteduhan selepas membabat padi membantu ayah ibu sekeranjang rumput tak lupa dibawa pulang menahan air mata layang-layang tinggal […]

Tertunda

dua buku kumpulan bersama ini tertunda prosesnya karena corona.

Simo yang Sunyi

membaca sunyi selintasan tanpa kendaraan aspal jalanan membeku menerima terik tugu macan yang sendirian lengang menutup pintu pertokoan terminal tanpa kepergian mungkin juga menolak kedatangan raungan mesin-mesin yang menghilang tik tak kuda menghela beban hanya lamunan pasar senyap seperti kuburan tua para pejalan enggan melenggang jalan kampung dihalang seperkian nanometer menyandera keadaan seperti tak beranjak, […]

Gemuruh Luruh di atas Atap

gemuruh yang luruh di atas atap rumah kita sesekali menjerat kabel listrik mengajak rehat memaksa malam tanpa kerlap kerlip, kecuali lilin yang kadang lupa disiapkan, lupa dimana disimpan lampu emergy satu-satunya kehabisan energi menuang kecemasan gelap semalaman tak ada acara tv yang bisa menenangkan hujan berjatuhan berisik bertumbukan dengan aspal memencar mencari selokan memuaskan bergulingan […]

True Love for Sale

by Peach Berman

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating the Spiral

Spirit, Mind, Body, and Soul Spiral Paths to Freedom

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative writing, bizarre stories, original quotes, raw poetry and authentic artwork as a pathway for powerful feelings, emotions, thoughts and experiences.

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)