1 Komentar

Apa yang Perlu Kuceritakan

apa yang perlu kuceritakan
iklan-iklan televisi lebih banyak ambil peran
serbuan bertubi-tubi tak kenal belas kasihan
rayuan berbalut kemajuan digelontorkan
mengajak menghambur-hamburkan
untuk apa ditahan tak dibelanjakan
lewat tayangan-tayangan berkepanjangan

pembicaraan di ruang kelas
masihkah berbekas
tentang kebersahajaan, kesederhaan
ali-alih dianggap ketinggalan jaman
ruangan yang semakin banyak ditinggalkan
kemasan yang tak lagi menarik perhatian
mungkin aku yang tak lagi mengenali jaman

3 April 2020

One comment on “Apa yang Perlu Kuceritakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN

Poetry, Creative Writing, Quotes, Analogies ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: