Tinggalkan komentar

Pada Jarak yang Kita Tempuh

pada jarak yang kita tempuh
menabur benih-benih kerinduan
tumbuh subur dengan doa-doa
puisi yang senantiasa mengucur
deras pada ladang hitam kecoklatan
yang selalu dibasahi dengan zikir
alamat langit yang dituju
maka, marilah kita siangi bersama
dari gulma yang menjelma angka-angka
menari-nari di ujung mata
meminta dibelanjakan tanpa perhitungan
cukuplah kita perhitungkan
tanpa pertentangan
kita kayuh bersama dengan
jaring-jaring kesabaran
dan keikhlasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN

Poetry, Creative Writing, Quotes, Analogies ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: