Tinggalkan komentar

Merangkai Sendiri Jalanku

aku memilih mengambil jarak
dari lengan pintu yang terjulur
sambil melipat beberapa cerita
mengemasi beberapa kisah
menyimpankannya dalam diam
menimbun pelan suara-suara sumbang
tanpa kibasan baju lusuh basah
abai pada bising raung kering
yang sesekali mengulik perih

tak usah kau ulurkan semacam alasan
biar kutempuh jarakku sendiri
sebagaimana desis waktu
tak peduli selaksa peristiwa
berseliweran tanpa meminta jeda

tinggalkan aku dalam renung
merangkai sendiri jalanku
mengambil jarak lebih nyaman
tanpa sangkutan layang-layang
tarik ulur tak tentu kapan
menentukan titik persinggahan
aku tak akan kehilangan pegangan
tak perlu kucantumkan alasan

kampungmanis, 22 juni 2020

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

Trial By Fire

Poetry, Creative Writing, Quotes, Analogies ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: