2 Komentar

Hanyalah Menunggu Waktu

pertanyaan-pertanyaan berulang
sementara kita tak pernah beranjak
meski sejenak meninggalkan kopi
yang telah kehilangan aroma
panasnya, uar aroma ditelan
letupan berbagai pertanyaan
pertanyaan tentang kebimbangan
pertanyaan tentang keresahan
pertanyaan tentang ketidakpastian
juga tak ditemukan jawaban kepastian
kita hanyalah menunggu waktu
memberikan jawaban tanpa kata
teka-teki silih berganti
berseliweran mengundang tanya
yang ditanya belum juga bertanya
apa yang mesti dijawab
jawaban apa yang musti dikatakan

kampungmanis, 26 Juni 2020

2 comments on “Hanyalah Menunggu Waktu

  1. questo mondo è fatto di tante incertezze e il futuro che una volta vedevamo lontano e pieno di speranze, oggi è solo nella prossima settimana…buone giornate Sunarno!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

Trial By Fire

Poetry, Creative Writing, Quotes, Analogies ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: