10 Komentar

Pinta Maaf Terperangkap

mengering pinta maaf terperangkap
dikelu yang lalu terhempas laiknya
kapas melayang dibekap angin
merambah selang perbincangan
menuju mata sayu, tersandera
di dadamu waktu itu

terlanjur sudah
aku tak lagi berbenah
pada langkah lengah kerap
kulafalkan lamat-lamat
tarikan ikhlas tersendat
begitu dalam pada hempasan
berat, semoga tanpa sia-sia

melanjutkan pinta yang tertunda
lewat kedipan sekejap
pintu yang semakin rapat
tak juga kutangkap
aku penat

kampungmanis, 14 Juli 2020

10 comments on “Pinta Maaf Terperangkap

  1. […] Kampung manisku// Pintu Maaf Terperangkap// “Tak sanggup berkata-kata. Entah antara otakku yang belum sampai pada pemahamannya atau […]

  2. Tak sanggup berkata-kata. Entah antara otakku yang belum sampai pada pemahamannya atau karena keindahan yang selalu menghiasi tulisan Pak Narno. Nice post!

  3. kampungmanis tuh nama tempat atau hanya nama blog ini? hehe, jadi penasaran 😅

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

Narcissistic Abuse Awareness and More

Narcissists, Recovery, God, Heroes, Truth, ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: