2 Komentar

Lupa Menyapa

lemparan yang kesekian
kata-kata di tata bergantian
dari ruang pesan kadang tertunda
abai teman-teman di muka
seperti tak saling kenal
tak juga membutuhkan
sekedar sapa

di barisan kursi kereta
siapa sangka tanpa bicara
berdampingan perjalanan
stasiun berulang bergantian
senyuman menuju ruang pesan
lupa di sampingnya butuh perhatian

kampungmanis, 14 Juli 2020

2 comments on “Lupa Menyapa

  1. Efek samping sebuah gawai. Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.

    Tapi aku tak akan lupa untuk menyapa.

    “Hai, Mas Narno. Kumaha damang?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

Narcissistic Abuse Awareness and More

Narcissists, Recovery, God, Heroes, Truth, ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: