16 Komentar

Libur Menulis Puisi

Hari ini aku libur menulis puisi. Cukuplah ke sana kemari, membaca puisi. Mengulik kembali apa yang ada di sini. Puisi lama yang perlu kembali dijamah. Ditelaah, siapa tahu ada yang baru, baru ditemukan arti lain. Mungkin.Ya, mungkin saja.

Juga sesekali ingin kutahu orang lain juga banyak berpuisi. Jadi bukan aku saja. Aku suka puisi-puisi mereka

16 comments on “Libur Menulis Puisi

  1. Libur menulis puisi-pun dengan berpuisi juga. Mantabps.

  2. Masya Allah setiap baca tulisan mas ini selalu nyampe ke hati,gaya bahasanya enak namun tawadhu nya itu yg bikin …👍

  3. Saya suka menulis dan membaca puisi juga. Saya terus kembali dan mengedit postingan saya juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

il Blog

il Blog

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

The Wholly Integrated Self

Spirit, Mind, Body, & Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Katherine's Blog

In Kate's World

Raw Writings

Awareness, Insight, Creativity, Writing, Behavior, Identity, Power, Mental Health, Recovery, Message, Relationships, Monsters, Survival, Christianity, Copyright ©BBYCGN - Yancosky - (All Rights Reserved) Updating all posts and memes, while adding new content!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

<span>%d</span> blogger menyukai ini: