1 Komentar

Receh

uang receh 
yang dikumpulkan 
dari uluran tangan-tangan 
di sepanjang lajur selatan, 
bus melaju tak pernah kencang, 
maklumlah barangkali ada 
satu dua penumpang didapatkan
sesekali saja ya hanya sesekali 
penuh muatan, senyum 
mengembang sopir di depan 
alamat ada tambahan 
yang bisa dibagikan tentu 
bersama kru seperjalanan

uang receh 
yang didapatkan 
adalah lantunan merdu 
yang disuguhkan sebelum 
menengadahkan tangan 
ditemani gitar bolong 
dengan tembang-tembang 
kenangan juga langgam 
jawa kesayangan, 
caping gunung 
tak ketinggalan 
apalagi stasiun balapan 
paling terfavoritkan. 

Jalur yang tak seramai 
pantura meski sama-sama 
milik pulau jawa

kampungmanis, 14 Arpil 2021

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

il Blog

il Blog

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

The Wholly Integrated Self

Spirit, Mind, Body, & Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Katherine's Blog

In Kate's World

Raw Writings

Awareness, Insight, Creativity, Writing, Behavior, Identity, Power, Mental Health, Recovery, Message, Relationships, Monsters, Survival, Christianity, Copyright ©BBYCGN - Yancosky - (All Rights Reserved) Updating all posts and memes, while adding new content!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: