2 Komentar

Zikir Pendakian

zikir air gemericik begitu dingin
menyelusuri lorong-lorong, seraup
air kita teguk sembari menekuri
jalan menanjak jalur hutan menuju
baturaden, pancuran pintu dituju
begitu bening meresap rasa tenang
meski juga sedikit keringat akibat
perjalanan yang terus menanjak
melewati jalan undak-undakan
jalur generator perlistrikan
sesekali zikir burung-burung
kita resapi bersama, di alam
begitu dingin banyak satwa
hanya sesekali canda manusia
sediikit kita temukan juga
teriknya matahari, meski sesiang
ini kitalah yang melintas
di antara daun-daun yang
melebat, juga tumbuhlah
paku sarang burung, juga
jenis-jenis paku-pakuan
yang lainnya

kampungmanis, 22 juni 2021

2 comments on “Zikir Pendakian

  1. Ini masuk jenis puisi apa ya pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating

Integrating Spirit and Soul with Mind-Body

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative Writing, Quotes, Poetry, Short Stories and More!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: