Tinggalkan komentar

Sambil Lalu Sekelebatan

barangkali seperti papan iklan 
hanyalah sambil lalu sekelebatan 
yang tak dipentingkan dalam 
gelombang ingatan meski kadang
berulangkali dijejalkan dalam 

ketidaksadaran agar kita tidak 
benar-benar meninggalkan rayuan 
yang senantiasa dijaga para 
pemilik modal demikianlah 
kota tua kita pernah singgah

banyak menorehkan cerita 
mungkin beberapa luka tak 
serupa skenario drama korea 
yang meraja di tayangan banyak 
memabukkan para pemirsa 

kota tua yang lama kutinggalkan 
juga puing-puing bangunan 
di mana kita pernah 

bercengkerama bertukar 
impian saling berpisah 
setelah membawa ijazah

kampungmanis, 26 oktober 2021

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

True Love for Sale

by Peach Berman

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating the Spiral

Spirit, Mind, Body, and Soul Spiral Paths to Freedom

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative writing, bizarre stories, original quotes, raw poetry and authentic artwork as a pathway for powerful feelings, emotions, thoughts and experiences.

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: