Tinggalkan komentar

Celupan Kata-kata

entah kapan memulainya 
hanyalah celupan kata-kata 
yang sepercik nyemplung dalam 
tempurung kepala berdansa sesukanya
 
kata entah siapa lebih gemuruh dari samudra
seumpama kata jalan-jalan 
di pasir putih pangandaran juga 
lebih tenang dari kesunyian seperti malam 

yang jangkrik pun berhenti memainkan 
kerik dalam sayap-sayap bertasbih lantunan 
yang kini tinggal kenangan aku jauh dari perkebunan 
yang memperdengarkan kerik semalaman 

ataukah musimnya belum datang 
bahkan riwayat yang larut dalam 
kisah-kisah kepulangan ditagihkan 
oleh-oleh genggaman cerita 

memutari perempatan yang baru saja 
dilakukan pemugaran dengan televisi berwarna 
sebagai tambahan waktu telah lama 
mengabarkan ada beberapa kali perpisahan 
yang tak bisa dielakkan karena demikian sudah ketentuan

kampungmanis, 5 jan 2022

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating

Integrating Spirit and Soul with Mind-Body

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative Writing and Poetry as a pathway for unspeakable feelings and emotions.

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: