Tinggalkan komentar

Lesung Kayu di Pojokan

lama sangat lama tak terawat
rayap pelan-pelan menyantap
menggerogoti yang remah-remah
lubang sana sini seperti sisa pengeboran
terowongan banyak dikendalikan 
dalam cungkup rumah bikinan rayap
dari tanah liat menempel rekat
laron melesat pada musim yang tepat
meninggalkan generasi rayap
tetap pelan menyantap

kita lupa atau melupakan
beradunya lesung dan alu
pada masa lalu beras yang bernas
memisahkan dari kulitnya
oleh tangan lembut para ibu
demikian sabar tabah
menumbuk berulang kali
mengubah sekarung gabah

kita lupa atau melupakan 
yang tinggal teronggok dipojokan
tak lagi sentuhan bahkan lirikan
hanya tinggal kenangan 
alu dengan lesung beradu
seperti rindu bertalu-talu

kampungmanis, 27 september 2022
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

True Love for Sale

by Peach Berman

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating the Spiral

Spirit, Mind, Body, and Soul Spiral Paths to Freedom

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Spiritual And Mental Health Via Creative Writing, Short Stories, Poetry, Quotes, Art

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: