bukuku

Oleh Sepotong Koran

Entah tahun berapa tak lagi kutemukan dalam memoriku. Darimana pula kudapatkan juga tak ada ingatan yang bisa dilacak. Hanya saja selembar pun tak utuh telah membuatku bermimpi jauh mengawang. Bahkan namanyapun tak ingat persis apakah yang terbit pagi ataukah siang, yang jelas asalnya dari Semarang. Kuulang dan ulang lagi membacanya. Iklan

Aku Memang Cinta

Aku telah jatuh cinta sejak masih belia. Namun tak pernah berani mengungkapkan. Apalah daya, aku hanyalah anak kampung yang sejak kecil tak lagi bersama ayah. Rasa itu kupendam diam-diam. Kadang menyengaja ke perpustakaan sendirian demi menemukan dirinya. Bisa melihatnya sangat menggembirakan. Maka tak usah heran kalau waktu SMP aku telah menduduki peringkat satu sebagai pengunjung […]

Balada Seorang Lengger

Ini sesuatu yang luar biasa. Sembilan belas orang yang belum tentu pernah saling bertemu bersepakat untuk menyumbangkan masing-masing satu karya untuk antologi yang juga sangat istimewa. Betapa tidak, tema yang diusung tak tanggung-tanggung. Kalau saya dulu ikut di Antologi Kata Orang Aku Mirip Yusuf, perekatnya hanyalah daerah asal penulis yang dari jawa, namun kali ini […]

Terlewatkan

sayangnya saya tak bisa hadir dalam kesempatan ini, sekaligus mohon maaf kepada rekan-rekan Penamas atas ketidakhadirannya Antologi yang berisi 19 cerpen ini semuanya mewakili latar belakang Banyumas Raya, baik dalam arti wilayah maupun budayanya. Dan cukup berhasil. Baik citarasa, pengaruh tata nilai, maupun nuansa kebanyumasannya sangat terasa. Ciri khas kelokalan Banyumas sekaligus menjadi salah satu […]

Cover Antologi Puisi

mohon maaf saudara sekalian, kalau covernya baru bisa dipampang sekarang

Manusia merencanakan Tuhanlah yang menentukan

Keinginan untuk membukukan puisi-puisi dalam blog ini sebenarnya sudah sangat lama. Sejak sebelum migrasi ke kampungmanisku. Ada seseorang yang mendorong saya untuk segera mewujudkannya dengan menjanjikan siap mencetaknya. Bahkan badan hukum penerbitannya sudah lama didapatkan. Dia bilang tinggal aksinya saja. Pelan-pelan saya coba untuk mengumpulkan kembali puisi-puisi yang terserak, kadang pula copy paste dari wordpress. […]

Kumpulan Puisi

keinginan yang terpendam cukup lama kini akhirnya terlaksana juga, meski dengan dana yang minim yang penting tetap berjalan. terima kepada pihak-pihak yang telah berkenan membantu kelancaran penerbitan antologi puisi ini (mohon maaf saya tak bisa menyebutkan siapa-siapa yang telah banyak membantu saya karena saya yakin beliupun tak kan mau disebutkan) Bagi yang berminat bisa segera […]