fiksi

Dalam Benaman Ingatan

debu dingin, basah diterbangkan perasaan terombang-ambing pada kebimbangan desah pada resah tingkah kenangan memampatkan dada rongga yang tak seberapa menjangkau lampau tinggal dalam benaman ingatan   kampungmanis, Februari 2021  

Gemas pada Resah

gemas mengemasi cemas meremas remas begitu keras bukan selembar kerta   resah mengasah pasrah serakan langkah terpatah-patah   kampungmanis, feb 2021

Kepada Puisi

kepada puisi yang kujadikan teman sepi   entah berapa puisi kukemasi dalam laci ingatan, coretan   pendaran pikiran kembara rasa lesatan keinginan   muara pada kata-kata kutuliskan   hujan rindu kampung halaman   genangan kenangan tenggelam dalam rantauan   kampungmanis, 10 Februari 2021

Entah Kapan Tersampaikan

bagaimana kata-kata mengemasi rindu membelit melilit segenap pilu menjepit pengap seperti memburu menjadikan adukan kelindan bersama pendar-pendar harap yang dititipkan sedang temu tanpa ucap   bagaimana kata-kata menata rasa bersama rencana-rencana yang diukir dalam rongga dada tersandera gejolak tersimpan entah kapan tersampaikan   kampungmanis, 9 Februari 2021

Gumamkan

gumamkan aku seperti zikir mengalir di antara kantuk makmum subuh yang terbasuh gerimis sejak kemaren   kampungmanis,8 Pebruari 2021

Secangkir Teh

secangkir teh yang kau hidangkan sembari menagih oleh-oleh cerita perantauan aku bingung menguraikan   kampungmanis, 7 Pebruari 2021

Menikmati Degup

tekun menunggu temu di bawah rindang pohon gayam lebih nyaman sendirian bebas selonjoran sambil menikmati hangat matahari pagi gemericik bening setengah hening joran dipasangkan tak lupa umpan disertakan menikmati degup pada penantian ketidakpastian mengajarkan kesabaran tanpa menyalahkan   kampungmanis, 6 Februari 2021

Sebab yang Kutuliskan

sebab yang kutuliskan masih berkeliaran tak karuan pelajaran menuntut dituntaskan kata-kata belum genap ditata bersama toga belum didapat mengejar sempat merapat   sebab yang kutuliskan merayap di pendaran layar monitor berkedipan menunggu ramuan kata-kata melata seperti jelata lama tak kutemukan sua   sebab yang kutuliskan di antara denyar deguban loncatan tak karuan bagaimana menangkapnya   […]

Silih Berganti

waktu yang terus berjalan menggelandang ribuan kejadian peristiwa silih berganti almanak runtuh berganti baru di robek anak-anak bahan layang-layang, bersekutu dengan angin. berenang di udara, gembira   tidak juga. Di antara jam guguran bencana di mana-mana flu burung, juga corona tak sedikit membuat merana tanah bergoyang, dentangan menghisap ketenangan takut tsunami melibas mungkin jika laut […]

Senyumku Pun Gemetar

mengapakah senyummu gemetar di ujung siang yang basah cuaca yang mudah berubah di sekitar trotoar yang lapar menjangkau warung mengepulkan aroma pindang mengembang senyumku pun gemetar   kota kuda, Februari 2021  

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

Blog1957

Blog1957

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly integrated

Spirit, Mind, Body, & Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Katherine's Blog

In Kate's World

Raw Writings

Awareness, Insight, Creativity, Writing, Behavior, Identity, Power, Mental Health, Recovery, Message, Relationships, Monsters, Survival, Christianity, Copyright ©BBYCGN - Monikajeneva (All Rights Reserved) Updating all posts and memes, while adding new content!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)