kampung halaman

Mangan Ora Mangan Kumpul

sekujur tanah ini menempa kita berulang mengajarkan perjuangan bapak-bapak kita di bawah cahaya bulan mencari sumber pengairan bendungan peninggalan penjajahan satu-satunya andalan terus menerus dalam pembagian ujian kesabaran, nyali keadilan atau serakah mau menang sendiri tak peduli kanan kiri masihkah bisa tetap berbaii. Sama-sama demi anak istri di rumah menanti ya, kita ini yang kini […]

Kali Cemoro

Batu-batu tumpuan kita dulu Menatanya setiap waktu Kita angkut satu-satu Menumpuk menunggu laku Berkubik-kubik siap diangkut Ada pesanan, kita girang ada bekal kita ke sekolah kedung melengkung tempat kita menata gembira mencebur selepas sekolah sebelum masuk jam tambahan seperti kita tak punya lelah kampungmanis, 22 Maret 2021

Penghapus Memutih

penghapus yang memutih telah menampar kita berkali-kali pertanda kita gagal lagi dan gagal lagi memuaskan penasaran pada deretan angka-angka yang diminta guru kita guru matematika, sejak kelas enam kudapatkan penghapus memutih bekas tulisan kita yang gagal gagal memaparkan kebenaran sesuai pesanan matematika logika sederhana kadang merumitkan pikiran anak-anak masih juga ada di kelas tiga sekolah […]

Keharmonian

suatu pagi di kolam rendaman hujan tiga desa saling berbatasan daun-daun saling bersinggungan kelopak dan bunga mekaran mengikuti musim yang melenggang cericit burung bertenggeran bersahutan dengan irama katak riang menerima kubangan mendorongku menarik kenangan di rumpun bambu milik paman bekas adukan bahan bangunan menerima hujan jadi genangan tempat katak bersahutan memperdengarkan keharmonian   kampungmanis, 4 […]

Soto Bening

gerimis mendorong ketepian mampir ke kedai utara pasar tak jauh dari perempatan bermangkuk-mangkuk soto menyodok selera yang lapar tarian uap kuah menantang lidah yang lama ketagihan menagih kantong semakin dalam tak cukup semangkuk soto beningan kawannya juga tak bisa ditahan banyak piring dihidangkan lambaian penuh godaan menyisir tiap inci penciuman   kampungmanis, 21 Nop 2020

Pergi Pulang yang Tak Karuan.

Desir samar-samarnya kian samar-samar seperti desir gerimis di teritisan yang kehilangan awan. Angin nakal mempermainkan dedaunan tak mau menyerap tetesan gerimis. Meliuk-liuk menjatuhkan buliran air melesat lenyap terisap debu yang ditinggalkan roda kendaraan. Kelebat mimpi sekejap tak meninggalkan bekas. Sepi semakin membentur lengang. Di kejauhan awan mengiringi matahari menuju titik persembunyian. Petang tak lama lagi […]

Suara di Depan Rumah Hinggap di Tanaman Jati

Kau dengar gemericik di depan rumah itu? Itu bukan hujan bukan pula sungai, tak ada basah yang kita temukan. Selokan hanya berisi daun-daun kering yang lepas dari ranting. Menumpuk kapan-kapan kita bakar. Halaman rumah tetap berdebu, mudah tersibak oleh telapak kaki yang berlalu. Suara yang tak pernah kita temukan saat masih penuh rumpun bambu. Musim […]

Pulang Lewat Stasiun Balapan

Pulang Lewat Stasiun Balapan Menyesap ingatan setelah berjalan melingkar-lingkar turun dari kereta saat keluar dari stasiun balapan para sopir taksi dengan senyuman mengembang menawarkan antaran menerabas hujan mobil di parkiran nyaris tanpa menyisakan ruang apalagi gerimis menyambutku datang lupa aku tidak membawa payung lebar kenangan dari koran bertahun silam saat berombongan belanja buku di senayan […]

Di Tegalan Ini

di tegalan ini daun jati berkali kali pergi melepaskan diri oleh pukau kemarau menghisap yang basah. Tandas sudah kering adalah musim yang sering meninggalkan serasah menutupi tanah kadang dipermainkan angin melenting jatuh ke tebing-tebing, mengisi relung di tegalan ini daun jati berkali-kali bersemi menyambut datangnya pergantian musim rerintik yang mengabut sampai mengguyur pelan-pelan kuncup melebar […]

Tinggal Tulang Daun Memucat

seperti suara desau seperti rerintik jatuh menerpa daun hijau tak sampai ke tanah ritmik yang indah terdengar sepanjang malam ternyata tak ada gerimis begitu jelas saat jelang subuh tidak juga membentuk embun tidak ada mendung menggelantung butiran-butiran kecil jatuh hitam tak melebihi besarnya klenteng biji kapuk randu di belakang rumah teranggok di tanah, di sela […]

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

il Blog

il Blog

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

The Wholly Integrated Self

Spirit, Mind, Body, & Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Katherine's Blog

In Kate's World

Raw Writings

Awareness, Insight, Creativity, Writing, Behavior, Identity, Power, Mental Health, Recovery, Message, Relationships, Monsters, Survival, Christianity, Copyright ©BBYCGN - Yancosky - (All Rights Reserved) Updating all posts and memes, while adding new content!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)