Tag Archive | sekedar uneg-uneg

Pro Kontra FDS

Full Day School (FDS) sebenarnya bukanlah sesuatu yang benar-benar baru. Lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan Islam rata-rata sudah menerapkannya. Meski secara penamaan secara pastinya belum ada kesamaan. Penerapannya juga masih ditentukan oleh otoritas masing-masing lembaga. Ada yang boarding sekolah sekaligus tempat tinggal. Ada juga yang dua sistem dengan satu atap. Pagi sekolah formal, sore […]

Teliti dahulu sebelum dipercayai

Era informasi saat ini segala berita bisa dengan cepat menyebar. Tak terkecuali tentang kandungan suatu bahan dalam makanan. Belum lama ini beredar informasi berantai tentang kode-kode tertentu yang merupakan bahan tambahan dalam makanan disinyalir berbahan baku babi. Informasi yang viral melalui berbagai medsos beranak pinak tanpa penjelasan pasti akan kebenarannya. Anehnya

Kutemukan Unik di Belakang Rumah

Hamukti Palapa (plus)

Kangen dengan novel bersetting sejarah, namun apa daya belum ada yang baru. Belum sempat beli, juga belum mengaduk kembali kumpulan literasi yang di almari. Maka cukuplah kuaduk kembali postingan usang tentang intrik-intrik di masyarakat. Tak pernah bosan kubaca kembali. Dan mungkin

Tidak Formal

Pekan ini pembelajaran bersama calon guru telah dimulai. Bagianku ada 2 di semester VII harus membimbing mereka bagaimana siap kalau ditempatkan sebagai tenaga non guru atau sebagai guru dengan tugas tambahan sebagai pustakawan. Tentu yang dipelajari hanyalah dasar-dasarnya saja, masih jauh bila dibandingkan dengan mereka yang memang mengkhususkan bidang pustaka. Maklum di MPI (Manajemen Pendidikan […]

Rindu Itu

Entah ini kerinduan yang keberapa. Dan kali keberapa pula aku tak sanggup menggoreskan menggenapi kata rindu. Aku tak tahu. Mungkin karena tak ada dalam kamusku hitung menghitung waktu. Telah lama jeda itu meraja. Tak sehuruf pun yang bisa kugoreskan menjadi kata agar ladang itu tetap

Jangan Renggut Aku

Aku bukanlah penikmatnya apalagi pecandunya. Jangankan seperti itu sekedar niat untuk mencicip saja tak terbersit sama sekali. Mulanya aku tak peduli. Tak ikut nimbrung komentar apapun, tapi lama kelamaan gatal juga. Banyak wacana berseliweran.