Tinggalkan komentar

Dan Masih Saja Kutuliskan

dan masih saja kutuliskan
tanpa pernah kukatakan
di antara deburan
                     debaran
                          degup berulang
selalu saja ada tak karuan
bagaimana ini menjelaskan
kata-kata kehilangan pegangan
jeda nafas menegangkan
seperti buruan takut ketinggalan
tapi
takut ketinggalan apa
bingung menentukan jawabnya
tak tahu memberikan jawabnya

kampungmanis, 21 mei 2022
Tinggalkan komentar

LIARNYA ANGAN

sekedar mengenang kembali

kampungmanisku

ingatan-ingatan selalu saja berloncatan
melebihi gelombang meraup karang
mengatasi gedung-gedung menjulang
kangkangi mata elang menyisir mangsa
tak peduli tik tak jarum waktu berlarian
padu harmoni alam

menjaring rembulan dibalik cemara
lampu-lampu jalanan berkedipan
mengejar kunang-kunang di musim
kehujanan atau bongkahan tanah
bertelau saat kemarau
purnama membawa keriangan sepermainan
berkejaran, dolanan jamuran
ayo, jamur opo, jamur opo saiki
jamur kethek menek, jamur kayu

jarum-jarum waktu
berkelojotan, berlarian
sekelebat meyambar puing-puing
pasar kecamatan yang hangus terbakar
dendam anak bajang luluhlantakkan kampung
hinggap di kemacetan lalu lintas ibukota
penuh serapah

sekali terdiam
tepekur ternyata mendengkur

Pwt, 2000

Lihat pos aslinya

Tinggalkan komentar

Kelokan Renungan

kelokan renungan yang 
kita ciptakan sembari 
menguatkan catatan sejarah 
yang kita dapatkan dibangku 
sekolah mengingatkan 
peristiwa-peristiwa 
kelam penuh genangan darah 
tak jarang jadi salah arah 
di antara mempertahankan 
tumpah darah ada segelintir 
pembelokan kesetiaan demi 
jiwa serakah kita hanya 
menemukan dalam kelokan 
renungan kebersamaan

kampungmanis, 19 mei 2022
Tinggalkan komentar

Pagi yang Cerah

4 Komentar

Kulepaskan

kulepaskan kata-kata
biarkanlah mencari jalannya
kita sama-sama sudah dewasa

kampungmanis, 17 mei 2022
Tinggalkan komentar

Selinting Risau

selinting risau yang kau selipkan
di sela-sela doa panjang
qunut nazilah yang dijaga
isak yang kadang tumpah
derita jug air mata saudara
nun di sana terampas begitu mudah
tangan-tangan jahil bebas merampas
kemerdekaan yang dirindukan

kampungmanis, 16 mei 2022
Tinggalkan komentar

Masihkah Ada Penerusnya

jalan-jalan berganti wajah 
bergegas menambahkan 
polesan kian bersinar 
siapa sangka demikian cepat 
berubah kemacetan tetiba saja 
mengulurkan kenangan 
rasanya dulu tidaklah demikian 
kendaraan seperti rayap 
berjajar menekuri aspal 
pelan-pelan sesekali menelusup 
di bawah lintasan tol yang belum 
lama diresmikan

masih juga ada batu bata 
dalam adukan sekilas 
masih kutemukan para pengrajin 
menata dalam tumpukan siap 
masuk pembakaran setelah 
istirahat makan siang 
padahal matahari semakin menyengat, 
mungkin aku saja yang 
merasakan lama juga tak bertandang

pengendara sepeda motor
berjubelan pulang berbarengan 
selepas pabrik-pabrik banyak 
didirikan mengepung lahan 
persawahan, lagi-lagi dulu 
benar-benar tak demikian
kemana pula para penggembala 
yang menggiring ternaknya  
masihkah ada penerusnya

kampungmanis, 15 mei 2022   
Tinggalkan komentar

Katanya Kenyataan

seadukan kopi menghangatkan pembicaraan
suara-suara kembali melayang-layang
seperti ada rencana saat tahun sembilanpuluhan
kesumbangan kesimpangsiuran selalu ada
kembali menggejala menerbitkan kembali geram
jalanan mungkin saatnya diajak  bicara
harga-harga semakin saja menggila
bukan hanya bahan bakar yang berganti wajah
banyak wajah-wajah baru sumringah
di antara derita yang katanya tak ada
entar pura-pura tak merasa atau karena sudah biasa
entah sampai kapan kepungan mimpi yang disebarkan
didengungkan secara berulang
katanya kenyamanan ini kenyataan
sembari injakan tak dilupakan
keterbukaan sepertinya sebuah slogan
di antara omong kosong didengungkan

kampungmanis, 14 mei 2022
Tinggalkan komentar

Kutuliskan Lagi dalam Sunyi

kita berdua tanpa janjian memesan kesunyian
ilalang memanjang di tengah padang rumput melebat
kesiur pelan begitu lama dinantikan
dalam perjalanan tak sepanjang rel kereta
menemukan banyak kelokan dan tanjakan

entah apa yang engkau pesankan
padaku yang mungkin telah hilang
tak ada istilah dalam catatan
tak ada catatan dalam istilah
aku hanya tengadah menantikan malam

akupun tak jadi memesan apa-apa
tulisan dalam sunyi kubiarkan mengembang
dan kutuliskan lagi tanpa menunggu pesan
pesan yang tak juga kupahamkan

kampungmanis, 12 mei 2022
Tinggalkan komentar

Bertandang

aku hanya bertandang
tanpa seikat kembang
pelengkap kerinduan

kampungmanis, 12 mei 2022
trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating

Integrating Spirit and Soul with Mind-Body

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Creative Writing, Quotes, Poetry, Short Stories and More!

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)