2 Komentar

Menyerah

aku menyerah
tanpa sekerat kata
menawarkan resah
menjelajahi gundah
cukup pasrah

kampungmanis, 2/12 2022 
Tinggalkan komentar

Lekaslah Ayunkan Langkah

lekas, lekaslah ayunkan langkah
menuju ladang menuju pulang
berulang menyemai kerinduan
di antara benih sajak tak beraturan
rima sekenanya kurang tertata
selokan yang dilancarkan
memperbesar aliran kata-kata
menguatkan tumbuhnya ingatan
sajak-sajak yang berserakan

kampungmanis, 1 desember 2022
Tinggalkan komentar

Indahnya Pagi

3 Komentar

Mutualisme

segala bunga bertaburan 
memercik menuju putik
mengikuti jalan naluri
pelan-pelan dalam dekapan

ada angin memgantarkan
ada air mempertemukan
dalam alunan pelan
sepercik laku demikian

ada lebah, juga kumbang
kupu-kupu tak jua ketinggalan
beterbangan menempelkan bahan
dalam sesekali persinggahan

pertukaran kepentingan
simbiosis saling menguntungkan

kampungmanis, 29 nop 2022
3 Komentar

Di Batas Hujan

ini gerimis
yang berbeda
ada tipis di sini tebal di sana 
memeluk keramaian menyibak siang 
gegas mencari perlindungan juga 
peruntungan 

menguap begitu saja 
bekas panas di jalanan aspal 
terhisap deretan hujan 
dijejaki bersama sepatu-sepatu anak sekolah 
roda-roda kendaraan melindas 

kadang 
terjebak kubangan kecoklatan 
tentu campur lumpur 
sesiapa yang tanpa rasa memecikkan ke muka, 
membasah orang yang lewat 
entah bisakah mengeluarkan umpatan 
doa-doa ketidakbaikan 
spontan menyembur 
terbawa rasa 
yang tiba-tiba menggelegak   

kampungmanis, 28 nop 2022
Tinggalkan komentar

Masih Menyala

Tinggalkan komentar

Menganyam Sepi Sendirian

tak juga sampai
sajak dalam pikiranku
untukmu yang gagal kutuliskan
ada yang menahan, tertahan
di kata-kata yang terbata
di kalimat yang mampat
bulat bulat tak kudapat
menemui sepi, tanpa kolaborasi
merampas jalan merangkai kata
tertabur sebuah bersitan sangsi
tak jadi buatmu, bait-bait gagal
rangkuman tak bisa disulam
menganyam sepi sendirian

kampungmanis, 26 nop 2022
Tinggalkan komentar

Hari Guru

Tinggalkan komentar

Taman Sajak

di taman sajak 
yang aku semaikan benih kata-kata 
menjadi kembara 
tumbuh 
dalam kelebatan kemuraman 
menggerumbul 
rerimbun semak-semak 
beranak pinak 
tanpa ucapan salam 
sekelebatan 
ingatan masa silam 
dalam ingatan kenangan 
begitu saja menjangkau 
lengan-lengannya mengajak 
kembali merenungkan 
menulusuri 
apa-apa yang telah terjadi 
meski 
tanda-tanda kemuraman 
biasa saja bertandang 
puisiku yang muram 
mengajakku ke sana 
gemrengeng dalam zikir panjang 
rumputan merunduk-runduk tunduk 
pada kekuasaan 
bertasbih gemrengeng 
menciptakan alunanan 
begitu ritmis dinamis 
berulang ciptakan kedamaian

kampungmanis, 24112022
Tinggalkan komentar

Wirid Puisiku

atas wirid puisiku yang syahdu
mengajakku mengarungi malam
dari langit yang temaram
tenggelam dalam malam
tenggelam dalam wirid malam
syahdu mengalun pelan
pelan-pelan begitu syahdu

kampungmanis, 23112022
True Love for Sale

by Peach Berman

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Wholly Integrating the Spiral

Spirit, Mind, Body, and Soul Spiral Paths to Freedom

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

BBYCGN Writing

Spiritual And Mental Health Via Creative Writing, Short Stories, Poetry, Quotes, Art

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)