fiksi

Lupa Menyapa

lemparan yang kesekian kata-kata di tata bergantian dari ruang pesan kadang tertunda abai teman-teman di muka seperti tak saling kenal tak juga membutuhkan sekedar sapa di barisan kursi kereta siapa sangka tanpa bicara berdampingan perjalanan stasiun berulang bergantian senyuman menuju ruang pesan lupa di sampingnya butuh perhatian kampungmanis, 14 Juli 2020

Pinta Maaf Terperangkap

mengering pinta maaf terperangkap dikelu yang lalu terhempas laiknya kapas melayang dibekap angin merambah selang perbincangan menuju mata sayu, tersandera di dadamu waktu itu terlanjur sudah aku tak lagi berbenah pada langkah lengah kerap kulafalkan lamat-lamat tarikan ikhlas tersendat begitu dalam pada hempasan berat, semoga tanpa sia-sia melanjutkan pinta yang tertunda lewat kedipan sekejap pintu […]

Kita Hanyalah Tumpukan Masa Silam

kerap kutemukan lambaian membasah berisik pada cerita yang kembali dituturkan bergantian, saling berkelindan padang yang sama-sama ditinggalkan semestinya jamur juga ilalang bertumbuhan melebatkan tidak sedikit langkah yang berubah semestinya juga kita ceritakan pada senyuman malu-malu bocah salah tingkah berlarian meminta berkah tengadah tangan pada simbah aku bersama juga dengan kalian menerima pagi bergegas kaki-kaki telanjang […]

Untaian Irama Angin yang Berbisik

Pohon pinus yang menyembunyikan sunyi kerap memantulkan strobilus dalam untaian irama angin yang berbisik, memanggil-manggil merindukan jiwa yang lelah berharap pada langkah tanjakan. Menemukan percakapan pelan di depan perapian unggun yang dinyalakan para pekemah –meninggalkan remah-remah sisa kunyahan yang terlepas tanpa disadarinya menuntun sekumpulan semut mendengus aroma lezat yang dapat dijadikan bahan cadangan saat pacelik […]

Biarkan Bagiannya

tak perlu ada yang dibuang biarkan itu tetap dalam remang di luar berjalan mengelilingi taman sederhana saja pada yang disuka nanti juga akan melewati senja tertelan terbenam dalam kelam secara sendirinya tanpa kita upaya benamkan potret yang kemaren kita pesankan di pinggir jalan pada paparazi menjajakan karyanya di bawah rindang sepuluhan ribu boleh dalam penawaran […]

Musim Kering Mulai Mengerling

aku dan senja bercengkerama di beranda mempertukarkan canda tawa pada rumpun bambu yang semakin menua jati kian meninggi daun-daun menguning kabarnya musim kering mulai mengerling menggiring angin dingin boyolali, 8 Juli 2020

Nalar Tak Juga Kutemukan

akhirnya kata-kata itu muntah juga di tengah ketidakseimbangan tampilan orkestrasi yang bertubi saat dunia merasa terhimpitkan disiram kenyataan angka-angka kematian bertambah saban hari pandemi yang tak kunjung sampai pada ujung entah berita apa kemudian aku semakin tidak paham simpang siur saja berkelebatan nalar tak juga kutemukan rangkaian yang membenarkan boyolali, 8 Juli 2020

Kata-kata Muntah

beberapa kali kulihat di televisi kata-kata muntah berulangkali gegara pandemi tak mau menepi apalagi pergi meninggalkan negeri

Daun Gugur

daun gugur itu mengabarkan kisah-kisah tanah yang pecah dibelah perbukitan meradang kehilangan rerantingan dipanggang berulang ilalang kehausan Kampungmanis, 4 Juli 2020

Sebab Pertemuan

mengemasi kata-kata untuk bekal perjalanan juga persiapan percakapan apa saja yang diperlukan sebelum oleh-oleh kutemukan sebab pertemuan butuh pembicaraan tak lupa sejumput rindu dalam gendongan juga jinjingan dirapikan jangan sampai ketinggalan ditata ulang agar nanti tak mengecewakan saat rindu bertemu rindu setelah lama dipisahkan meski sesekali ruang pesan diisi tentang perkabaran kadang juga penggambaran tetap […]

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

Trial By Fire

Poetry, Creative Writing, Quotes, Analogies ©BBYCGN

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)