fiksi

Entah Tentang Rasa Itu

akupun tak tahu siapa yang mengijinkan bermain seenaknya menelusup pelan-pelan menjalar tak karuan mencipta demam berkepanjangan membelit resah tak karuan juntrungan menggema-gema berulang semakin nendang menyandarkan resah juga gelisah tanpa jelas arah seperti remaja malu-malu atau terlambat mengenal rasa yang tak biasa yang sebelumnya tak pernah ada tiba-tiba saja telah bertandang tanpa ancang-ancang pengumuman atau […]

Jangan Menoleh ke Belakang

Berangkatlah meninggalkan luka meninggalkan sepucuk kenangan berguguran bersamaan daun-daun yang meranggas di tepian musim kerontang yang panjang lupakan ya lupakan saja kalau pernah dikenalkan pada rasa yang juga tak bisa dipahamkan apalagi anak-anak yang biasa telanjang mengais rumputan juga di musim kerontang pastilah banyak kesulitan Sudah kubilang jangan menoleh ke belakang, kenangan yang menempel dipunggungnu […]

Perasaan yang Tertinggal

secarik catatan usang hilang dari genggaman sekitar peron selatan perasaan itu tertinggal anyaman lepas dari ikatan kampungmanis, 27 september 2021

Ayat-ayat Memadat

Adakah yang kau rindu menunggui malam selepas menelusuri jejak senja yang tembaga. Di sepanjang tepi mimpi bercabang-cabang memilih keinginan. Tengadahkan tangan sepilihan doa di tengah arus air mata yang mengingatkan luka. Pemakaman puluhan tahun silam kembali terkenang. Ayat-ayat memadat dalam komat-kamit mulut mungil mengalir melandai. Lebah kalah bersamaan mengepakkan dengung. Jelang malam di kampungmanis, 26 […]

Tertinggal

apakah yang tertinggal di depan anglo penghangatan seulas kata-kata yang irit saja menghantarkan seulas senyuman kampungmanis, 24 september 2021

Mengurai Seberapa Jauh Jarak

setiap kepulangan membicarakan perjalanan tak akan usai mengurai seberapa jauh jarak hanyalah memisahkan waktu yang itu-itu mengunggah peluang baru yang belum temu bagaimana clingak clinguk di peron selatan hujan begitu ramah menyambut kedatangan wajah-wajah bergegas mencari tumpangan mungkin khawatir sampai rumah kemalaman tak ada lagi bus perempat yang mengantarkan jadi ini bukan kemajuan, mungkin ditelan […]

Belum Sempat Kutuliskan Puisi

aku tak punya puisi untukmu di senja waktu seperti bergerak ragu berulang kucoba mereka-reka ketika percakapan kita begitu saja tanpa ada kesepakatan apa-apa di meja tua mendaur ulang cerita kecuali hidup ini entah mengapa tak mau lupa engkau tertawa renyah begitu renyah tentu saja aku sangat suka tapi, cukuplah untukku saja bersama kita menapaki Bahagia […]

Semakin Jauh Melepaskan

tikaman sepi menghunjam kampung halaman kita tinggalkan adalah satu persatu di antara kita membuang jejak-jejak kehidupan semakin jauh melepaskan masa silam kampungmanis, 20 september 2021

Senja Semburat

senja semburat sebelah barat kita bergegas pulang dari sawah meratakan tanah lumpur masih ada lekat di pakaian di rumah kita bersihkan kampungmanis, 19 september 2021

Saat Hujan

kau yang teriak-teriak saat hujan datang ayo kita hujan-hujanan bermain basah-basahan lupakan beban kehidupan kampungmanis, 18 september 2021

trozos de mazapán.

cartas o historias pequeñas de amor tan dulces y desmoronables como un mazapán.

HorseAddict

The world is best viewed through the ears of a horse.

Akhwat Peramu Kata

Meramu, Menulis, lalu dikenang 🌻

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

The Wholly Integrated Self

Spirit, Mind, Body, & Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

° BLOG ° Gabriele Romano

The flight of tomorrow

Katherine's Blog

In Kate's World

Raw Writings - ©BBYCGN

Awareness and insight into Relationships including Abused Men and Women, Narcissistic Abuse, Modern Heroes, God’s Love, Survival and Recovery, Mental Health and Behavioral Issues via Creative Writing, Poetry, Original Quotes, Music, and more.

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)