2 Komentar

Seperti Wiridan

pagi hari meninggalkan sepi
ini puisi tempatku bersembunyi
dari hiruk pikuk sepanjang hari
meski tak kumengerti
mengapa tetap saja kuberpuisi
sebelum hujan datang kembali
tetap saja kuguratkan puisi
 
seperti wiridan sepanjang hari
menggoreskan tiada henti
kata-kata meluncur sendiri
menuntun jari jemari
menata huruf-huruf
bentuk refleksi renungan diri
 
seperti lebah pasrah
dalam dengung mengelilingi rumah
berjaga jarak aman dari penyerang
aku selalu merindukan keamanan
kawan-kawan tak ada yang kena serangan
kabarnya pandemik begitu menyeramkan
 
tetap saja kuguratkan puisi
tanpa harus kumengerti
sepanjang hari hanyalah begini
kukabarkan yang sejati
tak ada satupun dari sini
untukmu kubuatkan puisi
 
kampungmanis, 15 sep 2020

2 comments on “Seperti Wiridan

  1. I can’t blame you, writing poems is a brilliant thing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

DoRee MelNic

Grief Out Loud. Art. And Life.

MYSELF

AS HUMILDES OPINIÕES DE UMA MULHER DE CORAGEM QUE DIZ SIM À VIDA!

Voices from the Margins

A welcoming space for resistance to the forces of oppression and hegemony.

Take It Upon Yourself

Wholly Vibrant Living: Mind, Body, Spirit, and Soul

Wolff Poetry Literary Magazine

A Poet's Place | Wolff Poetry Literary Magazine is Publishing Poetry Submitted by Published & Emerging Writers,

Blog Site of Gabriele R.

Post, news, diary... All the world around me, ALL THE WORDS AROUND YOU

Katherine's Blog

In Kate's World

Survival Through Faith - Good vs Evil

Christianity, Truth, Narcissistic Abuse, Toxic Relationships, Frontline Heroes, ©BBYCGN All Rights Reserved

Istiqomah, bersabar, dan bersyukurlah selalu... Karena Allah selalu ada bersamamu...

Tersenyumlah,, Allah mencintaimu lebih dari yang kau perlu (Tasaro GK)

%d blogger menyukai ini: